Mekanisme restitusi pajak akan diperketat

KN-JAKARTA, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan akan mengkaji ulang mekanisme restitusi pajak. Kebijakan pengembalian kelebihan bayar pajak akan diperketat karena diduga menjadi salah satu sumber kebocoran penerimaan negara.

Ia mengatakan nilai restitusi yang digelontorkan negara setiap tahun tidak kecil. Pada 2025, jumlahnya mencapai Rp 361,5 triliun atau naik 35,9 persen dibanding pada 2024. Purbaya juga menyebutkan laporan restitusi yang diterimanya belum cukup jelas dari bulan ke bulan sehingga menimbulkan kecurigaan adanya potensi kebocoran.

Rencana Purbaya itu didukung Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun. Menurut dia, dengan menahan restitusi, negara berpotensi memperoleh tambahan penerimaan dalam jumlah tersebut, bahkan bila perlu pembayaran restitusi ditunda.

Namun Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mewanti-wanti agar rencana penahanan restitusi itu dikaji ulang dengan cermat dan hati-hati. Sebab, kebijakan itu akan berdampak luas terhadap kinerja dunia usaha nasional.

Pelaku usaha menilai rencana pemerintah menahan dana restitusi pajak bakal memicu keraguan investor terhadap kepastian hukum dan minat investasi.

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Saleh Husin mengatakan restitusi pajak merupakan hak dunia usaha atas kelebihan pembayaran pajak yang telah disetorkan kepada negara.

“Kebijakan pemerintah perlu memberikan ketenangan dan kepastian berusaha. Sebab, dalam kondisi ekonomi yang tidak menentu saat ini, pengusaha harus menjaga keberlanjutan usaha untuk mempertahankan karyawan, membuka lapangan kerja baru, dan mendorong pertumbuhan ekonomi,’ katanya.

 

Foto: Foto: Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa, sumber: Dok. Kemenkeu

 

Related Posts

Surat Laporan Subandi Parto Atas Dugaan Pelanggaran Etik Terhadap Hakim Konstitusi

PENGADUAN KE MAJELIS KEHORMATAN MAHKAMAH KONSTITUSI (MKMK) : ​Perihal : Laporan Dugaan Pelanggaran Kode Etik dan Perilaku Hakim Konstitusi dalam Putusan Nomor 01/PHPU.PRES-XXIV/2026 : ​Kepada Yth. Ketua Majelis KehormatanMahkamah Konstitusi…

Buruh Menuntut Kenaikan Upah Minimum 7,5 hingga 9,5 Persen yang Diputuskan 1 November 2026 dan Revisi Permenaker No 07 Tahun 2026 tentang Pekerja Alih Daya Sesuai Undang-Undang yang Baru. Aksi di Nerbagai Daerah akan Digelar oleh KSPI

KN-JAKARTA, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Partai Buruh menyoroti tiga persoalan utama dalam konferensi pers, Selasa (13/10/2026): kenaikan upah minimum 2027 sebesar 7,5–9,5 persen, pelaksanaan pembatasan pekerja alih daya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *