PENGAMAT INTELIJEN: KEMENAG KUNCI BERANTAS PAHAM RADIKAL

Foto: Pengamat Intelijen Stanislaus Riyanta, sumber foto: Istimewa

 

Stramed,  Pengamat intelijen dan keamanan negara Stanislaus Riyanta mengatakan Kementerian Agama merupakan kunci pemerintah dalam mengantisipasi sekaligus memberantas berkembangnya paham radikal. “Pemerintah punya kunci di Kominfo dan Kemenag. Kemenag jangan hanya mengurusi naik haji saja, Kemenag harus tegas terkait ajaran menyimpang,” kata Stanislaus dalam diskusi bertajuk Mengembangkan Patriotisme di Kisaran Bahaya Laten Khilafah di Jakarta, Kamis malam.

Dia mengatakan di sisi lain Kementerian Komunikasi dan Informatika juga memegang peran penting dalam bertindak tegas. Caranya melalui pemblokiran setiap situs internet yang mengandung ajaran radikal.

Dia meyakini pemerintahan Jokowi akan semakin tegas terhadap kelompok radikal di periode kedua nanti. Ketegasan pemerintah itu, menurut dia, akan selalu dibenturkan isu pemerintah memusuhi Islam.

Oleh karenanya dia mengatakan seluruh masyarakat Indonesia harus memberikan dukungan penuh terhadap pemerintah. “Ketegasan pemerintah harus kita dukung. Jangan pemerintah di-bully kita diam saja,” jelas dia.

Lebih jauh dia meminta Presiden Jokowi selektif dalam memilih menteri sekaligus pimpinan BUMN kelak, agar kementerian dan lembaga tinggi negara khususnya instansi BUMN tidak disusupi orang-orang berpaham radikal. (Sumber: Republika.co.id)

Related Posts

United States Sees Potential for Indonesia to Secure Investment

KN. The United States sees potential for Indonesia to pursue an infrastructure investment scheme similar to the Luzon Economic Corridor (LEC) in the Philippines through expanded cooperation involving the U.S.…

Terobosan Xenotransplantasi: Ginjal Babi Hasil Rekayasa Genetik Berhasil Bertahan Sembilan Bulan pada Manusia

KN-BOSTON — Dunia kedokteran mencatatkan babak baru dalam teknologi xenotransplantation atau transplantasi organ hewan ke manusia. Seorang pasien bernama Tim Andrews di Massachusetts General Hospital, Amerika Serikat, berhasil hidup tanpa…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *