Protes Warga Brebes: Jalan Rusak Parah Ditanami Pohon Pisang

KN. Ada-ada saja cara warga Dukuh Slemped, Desa Dawuhan, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes menyuarakan keluhan mereka soal jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki.

Puluhan warga pun kompak melakukan aksi tanam pohon pisang tepat di tengah-tengah jalan berlubang.

Aksi tanam pisang ini adalah bentuk sindiran kreatif sekaligus protes keras kepada pemerintah, karena jalan yang sudah lama rusak dibiarkan begitu saja tanpa solusi.

Jalur yang menjadi sasaran aksi ini merupakan akses vital yang menghubungkan Dawuhan menuju Kalikidang.

Panjang kerusakan sekitar 100 meter, dengan permukaan jalan yang bergelombang, penuh lubang besar, dan kerap berubah jadi kubangan saat musim hujan tiba.

Sudarto (45), salah satu warga, menuturkan bahwa kerusakan jalan ini bukan hal baru.

Berkali-kali warga secara swadaya mencoba menambal lubang menggunakan sirtu (pasir batu), namun hasilnya hanya bertahan seumur jagung.

Begitu hujan turun deras, lubang-lubang itu muncul kembali, bahkan lebih besar.

Dalam aksi ini, sekitar 50 warga bergotong royong menanam batang-batang pisang tepat di lubang-lubang jalan paling parah.

Selain sebagai sindiran, pohon-pohon pisang ini diharapkan menjadi penanda visual agar pengguna jalan lebih waspada dan tidak menjadi korban kecelakaan.

Kepala Desa Dawuhan, Iwan Budi Siswanto, membenarkan aksi spontan warganya tersebut.

Ia mengatakan, jalan yang kini berlubang-lubang itu sejatinya adalah akses utama bagi tiga desa, yakni Dawuhan, Igirklanceng, dan Pandansari.

Jalur ini menjadi urat nadi aktivitas warga, termasuk untuk mengangkut hasil pertanian yang menjadi sumber penghidupan masyarakat.

Menurut Iwan, usulan perbaikan sudah berulang kali disampaikan ke Pemkab Brebes, baik melalui dinas terkait maupun jalur aspirasi anggota DPRD.

Namun sayangnya, hingga kini belum ada kepastian atau tindakan nyata.

  • Related Posts

    REKOMENDASI KNKT MERUPAKAN USAHA REPRESIF DAN PREVENTIF SUATU KECELAKAAN MODA TRANSPORTASI

    KN-JAKARTA, ARTINYA : REPRESIF UNTUK YANG TERKENA ACCIDENT (KORBAN), SEDANGKAN PREVENTIF JANGAN SAMPAI TERJADI KECELAKAAN YANG SAMA UNTUK YANG LAIN DAN/ATAU KORBAN… NAMUN KENAPA TETAP TERJADI MODEL KECELAKAAN YANG SAMA…Sbp.…

    Jelang Setahun Aksi Agustus 2025, Presiden Prabowo Didesak Reshuffle Kabinet hingga Kapolri

    KN-JAKARTA — Menjelang peringatan satu tahun aksi demonstrasi besar Agustus 2025, Presiden Prabowo Subianto mendapati desakan kuat dari akademisi untuk segera melakukan langkah konkret. Pemerintah diminta tidak hanya menyampaikan permohonan…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *