KETUA DPC DEMOKRAT DI JATENG MENGAKU DITAWARI UANG UNTUK IKUT KLB DI DELI SERDANG

Stramed, Kader dan pengurus DPC Partai Demokrat di Jawa Tengah menyatakan menolak kongres luar biasa yang mengusung Moeldoko dan digelar di Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (5/3)

Sejumlah ketua DPC Partai Demokrat di Jateng mengaku dirayu untuk ikut dalam KLB tersebut.

Salah satunya Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Pekalongan Mashadi yang mengaku diajak ikut KLB dan diiming-iming uang.

“Saya ditawari bergabung ikut KLB dengan iming-iming uang DP (down payment) Rp 30 juta langsung. Kalau mau langsung tanda tangan, uang diserahkan. Beberapa kali dibujuk rayu, saya bersikukuh satu tujuan mendukung AHY,” kata Mashadi di Hotel Grand Candi Semarang.

Mashadi menceritakan pertemuan dan dihubungi salah satu Ketua DPC Demokrat di Jateng yang kini telah dipecat.

Dilansir dari Kompas.com, Pengalaman serupa juga dialami Ketua DPC Demokrat Kabupaten Pemalang Andika Permadi yang dijanjikan uang Rp 100 juta.

Andika akan diberi uang muka Rp 30 juta jika bersedia ikut KLB.

 “Diajak bertemu ketua DPC saat itu masih aktif. Beliau menceritakan awalnya kalau partai Demokrat dipegang Mas AHY akan semakin tenggelam,” kata Andika.

Andika menilai, pernyataan itu tak akan terjadi. Ia menuding tindakan yang dilakukan koleganya itu sebagai upaya kudeta.

“Tapi dibantah terus, saya harap teman-teman tetap kompak dan tidak terpengaruh, yang jelas dari hati yang dalam dan tetap setiap dengan AHY,” kata dia.(KompasTV)

Related Posts

Eks Komandan Relawan TKN Beberkan 3 Poros di Balik Kampanye “Destabilisasi” Ekonomi Nasional

KN-JAKARTA — Pemrakarsa 98 Resolution Network yang juga mantan Komandan Relawan TKN Prabowo-Gibran, Haris Rusly Moti, mengendus adanya agenda senyap di balik gejolak ekonomi domestik saat ini. Ia membeberkan adanya…

MUNGKINKAH KORUPTOR INI DITUMPAS SAMPAI TUNTAS

BAGAIMANA PENDAPAT ANDA…MARI KITA BEDAH BERSAMA. Disajikan oleh : SUBANDI PARTO SH MH MBA/Marsekal Muda TNI (Purn) AAU’69. Mungkinkah koruptor ditumpas tuntas? = _pertanyaan hidup-mati bangsa_. Fakta & data benar.…