BUMN paling beruntung selama tahun 2024

KN. Perolehan laba ini dilihat dari hasil kinerja perusahaan di sepanjang 2023, yang kemudian dirilis pada tahun 2024. Tidak hanya Pertamina dan PLN, ternyata, masih ada 8 BUMN lainnya yang ikut berkompetisi di dalam daftar perusahaan dengan laba tertinggi di Asia Tenggara. Berikut adalah daftar BUMN dengan perolehan laba terbesar edisi 2024:

PT Pertamina: US$75.788 juta atau sekitar Rp1.231 triliun (kurs US$1 = Rp16.246)
PT Perusahaan Listrik Negara (PLN): US$32.013 juta atau sekitar Rp519,98 triliun.
PT Bank Rakyat Indonesia (BRI): US$14.917 juta atau sekitar Rp242,28 triliun.
PT Bank Mandiri: US$11.515 juta atau sekitar Rp187,03 triliun.
PT Telkom Indonesia: US$9.801 juta atau sekitar Rp159,19 triliun.
MIND ID: US$7.088 juta atau sekitar Rp115,12 triliun.
PT Bank Negara Indonesia (BNI): US$5.448 juta atau sekitar Rp88,48 triliun.
PT Pupuk Indonesia: US$5.203 juta atau sekitar Rp84,51 triliun.
PT Garuda Indonesia: US$2.937 juta atau sekitar Rp47,7 triliun.
PT Semen Indonesia: US$2.539 juta atau sekitar Rp41,24 triliun.
Posisi pertama dalam daftar BUMN dengan pendapatan tertinggi edisi 2024 ditempati oleh PT Pertamina.

Sebagai BUMN yang menerapkan sistem pasar monopoli untuk penyediaan bahan bakar di Indonesia, PT Pertamina sukses memperoleh penghasilan yang fantastis, yakni sebesar US$75.788 juta (US$75,7 miliar) atau sekitar Rp1.231 triliun.

Kemudian, pada posisi kedua, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) ikut bersaing dengan membukukan penghasilan sebesar US$32.013 juta atau sekitar Rp519,98 triliun.

  • Related Posts

    Revolusi BUMN: Kepala BP BUMN Pangkas 1.000 Perusahaan Menjadi 300, Sinergi Kini Jadi Kewajiban

    KN-JAKARTA – Kepala Badan Pelaksana (BP) BUMN, Dony Oskaria, mengumumkan langkah radikal dalam menata ulang ekosistem perusahaan pelat merah. Dalam upaya meningkatkan daya saing global dan efisiensi negara, pemerintah menargetkan…

    BPK Temukan 251 Perusahaan Tambang Beroperasi Tanpa RKAB, Risiko Lingkungan dan Kerugian Negara Menanti

    KN-JAKARTA – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengungkap temuan mengejutkan terkait carut-marut tata kelola pertambangan di Indonesia. Dalam dokumen Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) II Tahun 2025, BPK mencatat sebanyak 251…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *