KN. Divisi Propam Polri (Divpropam) memeriksa anggota Ditressiber Polda Jawa Tengah terkait viral video klarifikasi personel band Sukatani mengenai lagu ‘Bayar Bayar Bayar’.
“Kami sampaikan, sejumlah 4 (Empat) personel Subdit I Ditressiber Polda Jateng telah diperiksa oleh Subbidpaminal Bidpropam Polda Jateng & di backup oleh Biropaminal Divpropam Polri,” tulis Divpropam Polri dalam akun X mereka, Jumat (21/02) malam.
Mereka juga mengeklaim menjamin perlindungan dan keamanan dua personel band Sukatani dan “memastikan ruang kebebasan berekpresi tetap terjaga”.
Divpropam menambahkan, ada dua personel lain dari Ditressiber Polda Jateng yang turut diperiksa.
“Sehingga total ada 6 (enam) personel yang dimintai keterangan,” demikian keterangan Propam Polri dalam akun X-nya @Divpropam, Jumat (21/02).
Siapa Sukatani dan kenapa “Bayar Bayar Bayar” viral?
Sukatani merupakan duo musik punk asal Purbalingga, Jawa Tengah, yang beranggotakan gitaris Muhammad Syifa Al Lufti dan vokalis Novi Citra Indriyati.
Kedua musisi ini seringkali menggunakan topeng dalam penampilan mereka.
Lagu “Bayar Bayar Bayar” menggambarkan pengalaman seseorang yang harus selalu membayar ketika berurusan dengan polisi, yang menimbulkan persepsi negatif terhadap citra kepolisian.
Lirik lagu “bayar polisi” menjadi viral di berbagai platform media sosial.
Pada Kamis (20/02), Sukatani mengunggah video klarifikasi dan permintaan maaf melalui akun media sosial mereka.
“Perkenalkan saya Muhammad Syifa Al Lufti dengan nama panggung Alectroguy selaku gitaris. Saya Novi Citra Indriyati nama panggung Twister Angel selaku vokalis dari grup band Sukatani,” ucap mereka.
Dalam video permintaan maaf, band yang biasanya tampil anonim mengenakan topeng diminta untuk tampil tanpa topeng mereka. Lagu mereka juga telah ditarik dari segala platform musik.
BBC telah menghubungi personel Sukatani untuk meminta konfirmasi, namun yang bersangkutan belum berkenan memberikan keterangan.
Melalui Instagram Story-nya, Sukatani mengabarkan bahwa mereka baik-baik saja di tempat yang aman.
“Kami juga ingin mengabarkan bahwa kondisi kami sudah membaik dan berada pada ruang yang lebih aman,” tulis Sukatani dari Instagram Story-nya, Sabtu (22/02).
Sukatani mengucapkan terima kasih atas dukungan dan solidaritas yang diberikan berbagai pihak kepada mereka belakangan ini.
“Kami dari Sukatani mengucapkan banyak-banyak terimakasih atas dukungan dan doa yang diberikan oleh semua pihak selama beberapa hari ini,” tulis Sukatani.
“Kami sangat menghargai solidaritas dari kawan-kawan sehingga membuat kami tetap kuat,” lanjut Sukatani (www.bbc.com)








