KN-JAKARTA – Sejumlah massa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Peduli Rakyat Indonesia menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Setiabudi, Jakarta Selatan, pada Selasa (27/1/2026) pagi.
Massa yang tiba sekitar pukul 10.04 WIB tersebut membawa tuntutan terkait dugaan praktik KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme) yang terjadi di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Medan.
Fokus Tuntutan: Proyek Jalan dan Pengadaan
Dalam aksinya, koordinator lapangan sekaligus penanggung jawab aksi, La Ode Ardi Yanto, mendesak lembaga antirasuah tersebut untuk segera memanggil dan memeriksa Kabag Umum Kesekretariatan Pemkot Medan.
Terdapat dua poin utama yang menjadi sorotan massa aksi:
Dugaan korupsi proyek pengadaan paket di lingkup Bagian Umum Pemkot Medan.
Dugaan penyimpangan pekerjaan ruas jalan batas Medan – Bagan Percut, Kecamatan Percut Sei Tuan.
Dugaan “Korupsi Berjamaah”
Dalam orasinya, orator menyampaikan adanya indikasi kedekatan yang tidak wajar antara pejabat di lingkungan Pemkot Medan dengan pihak pengusaha. Mereka menuding adanya praktik “korupsi berjamaah” yang memanfaatkan fasilitas pemerintah untuk kepentingan pribadi dan kelompok.
”Kami meminta KPK RI untuk turun tangan memeriksa dugaan korupsi di Pemkot Medan dan juga memperluas pengawasan hingga ke wilayah Kabupaten Deli Serdang,” ujar salah satu orator di atas mobil komando.






