KN-JAKARTA, Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali didatangi massa aksi pada Selasa (27/1/2026) pagi. Kali ini, kelompok yang menamakan diri Pemerhati Situasi Terkini (PST) melakukan unjuk rasa menuntut penuntasan kasus dugaan korupsi di wilayah Sumatera Selatan.
Massa yang dipimpin oleh Sukirman selaku penanggung jawab aksi tiba di lokasi sekitar pukul 10.15 WIB. Meski berjumlah sekitar 15 orang, aksi tersebut berlangsung dengan pengawalan ketat dari pihak kepolisian di area Kuningan, Jakarta Selatan.
Dalam tuntutannya, massa PST mendesak lembaga antirasuah tersebut untuk bersikap tegas dalam mengusut tuntas dugaan suap proyek di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Muara Enim.
”Kami meminta KPK RI untuk segera menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan suap proyek di Dinas PUPR Tahun Anggaran 2024-2025,” tegas orator dalam orasinya di depan gedung KPK.
Berdasarkan orasi yang disampaikan, terdapat dua poin krusial yang menjadi desakan massa:
Tersangka Baru: Mendesak KPK tidak berhenti pada nama-nama yang sudah ada, namun mengejar aktor lain dalam kasus suap proyek PUPR TA 2024-2025.
Tindak Lanjut Cepat: Meminta KPK RI segera menindaklanjuti laporan-laporan terkait dugaan korupsi yang terjadi secara menyeluruh di Kabupaten Muara Enim.








