KN-JAKARTA, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setyo Budiyanto, secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan tiga Pimpinan Tinggi Madya di lingkungan KPK. Prosesi pelantikan berlangsung di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, pada Rabu (18/2) sore.
Pelantikan ini didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 23 Tahun 2026 yang ditandatangani oleh Presiden Prabowo Subianto pada 12 Februari 2026.
Tiga Pejabat Baru yang Dilantik
Adapun ketiga pejabat yang kini berstatus definitif tersebut adalah:
Aminuddin sebagai Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring KPK.
Brigjen Pol. Asep Guntur Rahayu sebagai Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK.
Ely Kusumastuti sebagai Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK.
Dalam prosesi sumpah jabatan, Setyo Budiyanto menyatakan keyakinannya bahwa ketiga pejabat tersebut akan mengemban amanah dengan penuh tanggung jawab sesuai tugas yang diberikan.
Arahan Ketua KPK: “Start Engine” dan Hapus Ego Sektoral
Dalam arahannya, Ketua KPK, Setyo Budiyanto menegaskan bahwa hilangnya status Pelaksana Tugas (Plt) pada Aminuddin dan Asep Guntur menandai dimulainya kerja nyata berdasarkan visi-misi yang telah dipresentasikan sebelumnya.
“Visi misi yang dipresentasikan, itulah sekarang start-nya, sudah harus start engine untuk bisa dikerjakan,” tegas Setyo.
Setyo juga menyoroti tantangan berat di tahun 2026, terutama terkait penurunan Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia dari angka 37 ke 34.
Menurutnya, beban tanggung jawab KPK semakin besar karena masyarakat menjadikan lembaga antirasuah ini sebagai tolok ukur utama IPK.
Poin Penting untuk Pimpinan Baru:
Kolaborasi Antar-Bidang: Menghapus ego sektoral. Penindakan dan pencegahan harus berjalan beriringan dan saling mewarnai.
Sosok Adaptif & Visioner: Pimpinan madya dituntut mampu membaca arah konstruksi perkara dan perkembangan situasi masa depan.
Integritas & Etika: Seluruh langkah wajib berpegang pada kode etik, kode perilaku, serta core value ASN Ber-AKHLAK.
Dinamika Organisasi: Pimpinan adalah penggerak. Setyo mengibaratkan organisasi akan “lumpuh” tanpa kepemimpinan yang dinamis.
“Saya percaya saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Semoga Allah SWT senantiasa bersama kita semua,” pungkas Ketua KPK menutup sambutannya.







