BREAKING NEWS: KPK Gelar OTT di 3 Wilayah, Mantan Wamen Imipas Silmy Karim dan 7 Pejabat Imigrasi Resmi Ditahan

KN-JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) besar-besaran yang menjaring belasan pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi. Dalam konferensi pers yang digelar di Gedung Merah Putih KPK pada Kamis (4/6/2026), Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengumumkan bahwa 8 orang dari total 18 orang yang diamankan telah resmi ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan.

Salah satu nama besar yang terjerat dalam operasi ini adalah Silmy Karim, yang tercatat pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) periode 2025–2026 serta Direktur Jenderal Imipas periode 2023–2024.

OTT Skala Besar di Jakarta, Bandung, dan Bali
​Budi Prasetyo menjelaskan bahwa operasi senyap ini tidak hanya terjadi di ibu kota, melainkan tersebar secara simultan di beberapa daerah.

“Ini kan rangkaian peristiwa tertangkap tangan yang dilakukan di beberapa titik, tidak hanya di Jakarta dan sekitarnya tapi juga ada dua wilayah lain di Bandung dan juga di Bali,” ujar Budi kepada awak media.

Sebagai langkah tindak lanjut, tim KPK telah memasang garis pembatas (KPK-line) dan melakukan penyegelan di sejumlah ruangan kerja para tersangka sejak Rabu malam. Penyegelan ini dilakukan guna menjaga sterilitas lokasi sebelum dilakukan penggeledahan mendalam pada tahap penyidikan.

Daftar 8 Tersangka yang Ditahan
​KPK langsung melakukan penahanan terhadap 8 tersangka untuk 20 hari pertama demi kepentingan penyidikan. Berikut adalah daftar lengkap para tersangka yang ditahan:
Silmy Karim (Wamen Imipas 2025-2026 / Dirjen Imipas 2023-2024)
​Saffar Muhammad Godam (SMG) (Plt Dirjen Imigrasi 2024-2025)
​Jaya Saputra (JS) (Direktur Izin Tinggal dan Status Keimigrasian Ditjen Imigrasi)
​Tessar Bayu Setyaji (Kasubdit Alih Status Izin Tinggal)
​Bagus Bramantyo (Kasubdit di Direktorat Izin Tinggal)
​Ronald Arman Abdullah (Kakanim Jakarta Barat 2025-2026 / Mantan Kakanim Jakarta Pusat)
​Juniadi Sri Priambudi (Ketua Tim Alih Status ITAS)
​Gusti Benardiansyah (Staf Subdit Izin Tinggal)

Hingga saat ini, KPK masih terus mendalami peran dari 10 orang lainnya yang ikut diamankan dalam operasi tersebut. Pihak KPK berjanji akan segera memberikan pembaruan (update) mengenai detail ruangan yang disegel serta konstruksi perkara korupsi yang menjerat para pejabat imigrasi ini.

 

Foto: Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo memberikan keterangan di Gedung Merah Putih KPK. (Foto: Niaga.asia/G Sitompul)

Related Posts

OTT di Kementerian ATR/BPN Harus Jadi Momentum Membongkar Praktik Mafia Tanah dan Korupsi Agraria

KN. Operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan korupsi dalam pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) harus menjadi…

BERDASARKAN DATA DAN FAKTA DARI KNKT… DALAM TAHUN 2026 SAMPAI DENGAN SEPTEMBER TELAH TERJADI ACCIDENT KAPAL TENGGELAM SEBANYAK 601 UNIT

Innalillahi wa inna ilaihi rojiun… 601 kali Kapal tenggelam Data itu benar. Berdasarkan data Basarnas + sorotan Komisi V DPR : Sepanjang Januari – 15 Agustus 2026 ada 601 operasi…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *