KHUTBAH PERTAMA :
Alhamdulillahi Rabbil ‘Alamin
Segala puji hanya bagi Allah. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW.
Sidang Jum’ah rahimakumullah…
Hari ini saya Sbp mengajak diri saya dan panjenengan semua untuk bertakwa kepada Allah. Sebenar-benarnya takwa. Yaitu : melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.
Hari ini kita bicara tentang kunci “SURGA DUNIA DAN AKHIRAT”.
Kunci itu diajarkan para sepuh kita dengan bahasa yang mudah: “JAUHI NGO-SONGO LAN MO-LIMO”
APA ITU NGO-SONGO LAN MO-LIMO? :
NGO-SONGO = 9 perkara buruk yang harus dikosongkan dari hati dan hidup kita.
Intinya : Kosongkan hati dari sifat tercela. Seperti : ngapusi, ngibul, ngawur, ngaco, ngowos, ngrasani, nggarong, ngarang dan ngatur…
SedangkanMO-LIMO = 5 perkara maksiat besar yang harus kita jauhi :
- Main = Judi, mabuk, foya-foya yang melalaikan.
- Maling = Mencuri, korupsi, mengambil hak orang.
- Madon = Zina, perselingkuhan, merusak kehormatan.
- Mabuk = Narkoba, minuman keras, semua yang merusak akal.
- Madat = Candu/Narkoba, kecanduan yang merusak diri dan keluarga.
Sidang Jum’ah rahimakumullah…
Kenapa harus dijauhi? Karena 5 ini adalah pintu kerusakan.
Kalau 1 rumah sudah ada judi, sudah ada mabuk, sudah ada maling… maka rumah itu tidak akan tenang. Itulah “neraka di dunia”.
Allah berfirman :
”Wahai orang-orang yang beriman, jauhilah judi, berhala, dan mengundi nasib… karena itu perbuatan setan” (QS. Al-Maidah: 90).
KHUTBAH KEDUA
Sidang Jum’ah rahimakumullah…
Lalu bagaimana caranya meraih “SURGA DUNIA DAN AKHIRAT”? :
- SURGA DI DUNIA = HIDUP TENANG : Rumah yang tidak ada ” ngo-songo dan mo-limo” pasti tenang. Anak tidak dibohongi, rezeki halal, hati bersih. Tetangga rukun. Itulah surga dunia.
Seperti pesan saya Sbp tadi : “Anak tidak boleh dibohongi. Katakan yang benar itu benar”. Dari situlah surga dunia dimulai. Dari rumah.
- SURGA DI AKHIRAT = RIDHO ALLAH : Nabi bersabda : “Setiap daging yang tumbuh dari harta haram, maka neraka lebih layak untuknya”. Kalau kita jauhi maling, jauhi korupsi, jauhi yang haram… maka insyaAllah surga menanti.
PENUTUP :
Mari kita bermuhasabah. Cek diri, cek keluarga, cek pekerjaan kita.
Masih ada “ngo-songo” di hati? Buang.
Masih ada “mo-limo” di hidup? Jauhi.
Karena orang yang ingin selamat dunia akhirat, harus berani bilang : “Yang salah itu salah”.
Demikian…salam hormat dan tetap semangat Sbp… “MERDEKA DARI HAWA NAFSU DAN MAKSIAT”… matur suwun dan WASSALAM MUALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH…
Disclaimer : Setiap artikel di media ini menjadi tanggung jawab penulis. Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan ini maka sesuai aturan pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawabnya kepada penulis dan Redaksi akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang.






