KHUTBAH JUM’AT, TEMA : MARI KITA TINGKATKAN PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA SEBAGAI WUJUD BHINEKA TUNGGAL IKA SALING PEDULI SESAMA DAN LINGKUNGAN DEMI TERCAPAINYA INDONESIA EMAS 2045 

KHUTBAH PERTAMA :
​Hadirin Jamaah Jum’at Rahimakumullah :
​Marilah kita tingkatkan taqwa kepada Allah SWT. Taqwa dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Karena hanya dengan taqwa kita akan selamat dunia dan akhirat.
​Allah berfirman :
​”Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal” (QS. Al-Hujurat : 13)
​Ayat ini adalah dasar dari BHINEKA TUNGGAL IKA. Allah sengaja ciptakan kita berbeda suku, agama, bahasa, warna kulit. Tujuannya bukan untuk bertikai. Tapi LITA’AROFU = untuk saling mengenal, saling tolong, saling menguatkan.
​Indonesia ini rumah besar kita. Ada 17 ribu pulau, 1.340 suku, 6 agama resmi. Kalau tidak bersatu, kita akan rapuh. Kalau bersatu, kita jadi bangsa yang disegani dunia.
​KHUTBAH KEDUA :
​Hadirin Jamaah Jum’at Rahimakumullah :
​Persatuan tidak cukup hanya di slogan. Harus diwujudkan dengan 2 HAL :
​SALING PEDULI SESAMA :
​Rasulul Bersabda :
“Perumpamaan orang beriman dalam kasih sayang dan kepedulian seperti satu tubuh”
​Peduli artinya : Tetangga lapar kita kasih makan. Yang terkena musibah kita bantu. Yang berbeda pendapat kita rangkul, bukan kita caci. Stop nyinyir, stop adu domba. Mari tebar narasi dingin, bukan narasi panas.
​SALING PEDULI LINGKUNGAN :
​Islam mengajarkan : “LA DHORO WALA DHIROR” = Jangan merusak dan jangan merugikan.
Jaga sungai, jaga hutan, jaga kebersihan. Karena lingkungan rusak = rakyat yang sengsara.
Indonesia Emas 2045 tidak akan tercapai kalau alamnya rusak dan rakyatnya tercerai berai.
​PENUTUP KUTBAH PERTAMA :
​Wahai bangsa Indonesia… PERSATUAN HARGA MATI.
Dengan persatuan kita kuat. Dengan peduli kita hebat.
Mari kita sambut INDONESIA EMAS 2045 : dengan hati bersih, pikiran jernih yang bersatu padu : BHINEKA TUNGGAL IKA…
​TEGAKKAN HUKUM DENGAN ADIL :
​Hadirin Jamaah Rahimakumullah :
Selain peduli sesama dan lingkungan, persatuan juga dijaga dengan HUKUM YANG ADIL.
​Allah perintahkan :”Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan apabila kamu menetapkan hukum di antara manusia hendaknya kamu menetapkannya dengan adil”(QS. An-Nisa : 58).
​HUKUM TAJAM KE ATAS, TAJAM KE BAWAH = HARGA MATI :
​Koruptor ditindak. Pemfitnah diproses. Yang lemah dibela. Yang kuat diawasi.
Kalau hukum tegak, maka rakyat tenang, persatuan kokoh, dan kita melangkah menuju INDONESIA EMAS dengan kepala tegak.
​PENUTUP KHUTBAH KEDUA :
​PENUTUP :
Wahai bangsa Indonesia…PERSATUAN HARGA MATI.
Dengan PEDULI SESAMA kita kuat.
Dengan JAGA LINGKUNGAN kita lestari. Dengan HUKUM YANG ADIL kita bermartabat.
​Mari kita sambut INDONESIA EMAS 2045 : dengan hati yang bersih, pikiran yang jernih menjadi satu : BHINEKA TUNGGAL IKA…
​Demikian kutbah hari ini dengan doa bermanfaat…salam hormat dan tetap semangat dari Saya Sbp…sekian dan WASSALAM MUALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH…

Disclaimer : Setiap artikel di media ini menjadi tanggung jawab penulis. Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan ini maka sesuai aturan pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawabnya kepada penulis artikel dan Redaksi akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang.

  • Related Posts

    Kumpulan Hadis tentang Batasan Nazar, Keberkahan Takaran Syariat, dan Peringatan Memalsukan Nasab

    (9262) Diriwayatkan dari Ibnu Abbas, dia berkata, “Ketika Rasulullah SAW. menyampaikan khutbah, ada seorang laki-laki berdiri. Beliau bertanya tentang orang itu, dan para sahabat berkata, ‘Dia adalah Abu Isral yang…

    Luas telaga di surga

    KN. Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW. bersabda, “Tidak seorangpun yang masuk surga melainkan terlebih dahulu diperlihatkan tempatnya di neraka jika dia tidak beriman, hal itu ditujukan agar dia…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *