PRE SAIL BRIEF DANGUSKAMLA KOARMADFA 1 KEPADA SELURUH PRAJURIT KRI SEBELUM MENEMPATI SEKTOR OPERASI

Stramed, Tanjung Uban. Senin 8 Juli 2019,- Komandan Guskamla Koarmada I, Kolonel Laut (P) Yayan Sofiyan, S.T. didampingi Asops Danguskamla Koarmada I Kolonel Laut (P) Rizal Musa, Asintel Danguskamla Koarmada I Kolonel Laut (E) Yulianus Arinando dan para Komandan KRI menyampaikan Pre Sail Brief pada hari Senin, (08/07) kepada seluruh unsur dibawah kendali operasi Guskamla Koarmada I di atas geladak KRI Silas Papare yang sandar di Dermaga Fasharkan Mentigi Tanjung Uban.

Beberapa hal yang disampaikan Danguskamla Koarmada I untuk membangkitkan spirit dan memotivasi seluruh prajurit yang akan melaksanakan operasi Sarwaga Udaya 19 yang akan digelar antara lain bahwa keberhasilan suatu operasi sangat tergantung dari kesungguhan seluruh komponen yang terlibat. Sepintar dan sehebat apapun seorang Komandan KRI tidak mungkin akan dapat melaksanakan tugas-tugasnya dengan berhasil di daerah operasi tanpa didukung oleh prajuritnya, ciptakan suasana kebersamaan, kekeluargaan dan kekompakan sehingga terwujud rasa nyaman di kapal, asah terus kemampuan dan naluri tempur serta penguasaan teknis berbagai system di kapal melalui dril-dril yang dilaksanakan secara periodic dan terprogram dengan baik dan jangan melupakan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dimanapun, kapanpun dan dalam kondisi apapun agar selalu memohon perlindungan Nya.

Menyikapi situasi yang sangat dinamis, seluruh prajurit KRI harus memiliki kewaspadaan yang tinggi terhadap berbagai potensi bahaya, baik yang diakibatkan oleh permasalahan teknis, cuaca maupun kondisi perairan jangan sampai menimbulkan kerugian personel maupun material dengan mengutamakan upaya-upaya preventive. Jaga nama dan kehormatan TNI khususnya TNI Angkatan Laut dengan tidak melakukan tindakan ceroboh yang dapat merugikan dirinya sendiri maupun Kesatuan. Sebagian besar perairan wilayah barat Indonesia berbatasan langsung dengan negara lain, kehadiran KRI di sejumlah perbatasan harus dapat menciptakan iklim yang kondusif dalam mengamankan kepentingan nasional Indonesia, hindari hal-hal yang dapat menimbulkan kegaduhan yang tidak perlu.(Sumber: Dispenal)

Related Posts

Ukraine May Experience a Breakthrough Amidst War with Russia, But Could Struggle Without U.S.-European Support

KN-Moscow, Institute for the Study of War (ISW) recently assessed that Russia’s slowing battlefield advances along with Ukraine’s reestablishment of the “overall drone advantage” may indicate an important turning point…

Europe’s Intensifying Interest in Armenia Signals Shifting Regional Dynamics

KN, European leaders gathered in Yerevan for two landmark meetings: the European Political Community summit — which included Canadian representation, signaling Canada’s imperative to increase influence in the EU —…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *