SIKAPI OMNIBUS LAW, HOLID: KAMI TIDAK AKAN DIAM

Stramed, Dalam setiap persatuan selalu memberikan efek positif untuk kepentingan kampanye penolakan dan tekanan kepada pemerintah, sekalipun untuk menyimpulkan pencapaian masih belum bisa kita nilai, ditambah keras kepalanya pemerintah hari ini, demikian diungkapkan oleh Sekwil FBTPI-KPBI Jawa Timur Abdul Holid kepada redaksi beberapa lalu dalam menyikapi RUU Cipta Kerja yang masih terus berjalan ditengah pandemic Covid-19.

Menurutnya ada sekitar 36 organisasi dari berbagai sektor, baik itu serikat buruh, mahasiswa, NGO, pemerhati lingkungan maupun komunitas masyarakat lainnya yang tergabung dalam “Getol” di Surabaya, Jawa Timur yang terus menyuarakan penolakan terhadap omnibus law ini.

Kami dari serikat buruh sangat kecewa dengan masih dilanjutkannya pembahasan oleh DPR, dimana sebelumnya pada aksi yang lalu (16/07 Red) DPR berjanji untuk tidak melanjutkan pembahasan, setidaknya di masa reses, namun yang terjadi ternyata mereka masih melanjutkan pembahasan selang beberapa hari berikutnya, ujar Holid.

Kita sama-sama paham bahwa omnibus merupakan acaman yang cukup nyata untuk kehidupan masyarakat kedepan, khususnya kaum buruh. tentu tidak ada jalan lain jika DPR tetap mengesahkan maka perlawanan yang lebih besar dan lebih luas bisa terjadi kapan saja. Begitu juga upaya gugatan ke MK bisa menjadi alternatif lain yang kedepan bisa dilakukan dan yang pasti kami tidak akan diam, tegas Sekwil FBTPI-KPBI Jawa Timur.(Red/Bima)

Related Posts

U.S.-Iran Peace Agreement

KN. Deputy Speaker of the People’s Consultative Assembly (MPR) and member of House Commission XII, Eddy Soeparno welcomed the peace agreement reached between the United States and Iran. Eddy expressed…

Restrukturisasi Sektor Profesional, PHK di Singapura Meningkat pada Kuartal I-2026

KN-SINGAPURA – Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di Singapura mengalami kenaikan pada kuartal I-2026. Kementerian Tenaga Kerja Singapura atau Ministry of Manpower (MOM) mencatat, kelompok pekerja berpendidikan sarjana menjadi yang…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *