KN. Diriwayatkan dari Ummu Salamah, salah seorang istri Rasulullah SAW. bahwa beliau pernah bersabda, “Orang yang meminum air pada wadah yang terbuat dari perak, berarti dia telah menuangkan api neraka ke dalam perutnya sendiri”.
Diriwayatkan dari Sahl bin Sa’ad, dia berkata, “Rasulullah SAW. menemui Saqifah Bani Sa’idah dan berkata, ‘Wahai Sahl berilah kami air minum’. Maka mereka menyajikan air minum pada wadah yang terbuat dari kayu, dan kami minum dengan menggunakan wadah tersebut. Perawi mengatakan, “Sahl membawa wadah tersebut dan kami minum dengan menggunakan wadah tersebut, kemudian Umar bin Abdul Aziz meminta agar wadah tersebut dihadiahkan kepadanya. Maka Sahl pun memberikannya sebagai hadiah”.
Diriwayatkan dari Abu Sa’id al-Khudri dan Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW. bersabda, “Tidak ada musibah yang menimpa seorang muslim, penyakit, kesedihan, kepiluan dan luka, yang diterima dengan penuh kesabaran, melainkan menjadi kifarat atas doa dan kesalahannya, walaupun hanya tertusuk sepotong duri sekalipun”.
Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW. bersabda, “Perumpamaan seorang muslim seperti tanaman lembut dan segar. Dari arah manapun angin yang menerpanya, ia tetap lentur dan kuat, pada saat angin reda maka ia pun tegak kembali. Demikian juga ketika ia tertimpa musibah. Adapun orang yang jahat tak ubahnya seperti pohon cemara yang kaku dan rapuh, hingga mudah untuk ditumbangkan kapan pun Allah menghendakinya”.
Diriwayatkan dari ‘Aisyah, dia berkata, “Aku tidak pernah menyaksikan orang yang lebih menderita karena sakit melainkan Rasulullah SAW.”.

Diriwayatkan dari Abdullah, dia berkata, “Aku menemui Rasulullah SAW. ketika beliau ada dalam keadaan sakit. Saat itu beliau benar-benar menderita karena sakit yang demikian parahnya. Aku berkata, “Engkau menderita sakit parah, sehingga engkau akan mendapatkan dua pahala bukan ?” Rasulullah SAW. bersabda, “Benar. Tidak seorang muslim pun yang ditimpa penyakit, melainkan akan menggugurkan dosa-dosanya, seperti gugurnya dedaunan dari ranting-ranting pohon”.
Diriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa dia berkata kepada seorang sahabatnya, “Maukah engkau aku tunjukkan kepada seorang wanita ahli surga”. Sahabatnya menjawab, “Mau”. Ibnu Abbas berkata, “Wanita berkulit hitam itu pernah datang menemui Rasulullah SAW. dia berkata, “Wahai Rasulullah, aku terserang penyakit epilepsi hingga aku menjadi telanjang dibuatnya. Berdoalah kepada Allah agar aku disembuhkan”. Rasulullah bersabda, “Jika engkau mau bersabar, maka engkau akan masuk surga. Tapi jika engkau mau aku akan berdoa untuk kesembuhanmu”. Wanita itu berkata, “Aku akan bersabar”. Sesaat kemudian berkata lagi, Tetapi karena penyakit itu aku menjadi telanjang, berdoalah agar aku tidak menjadi telanjang”. Kemudian Rasulullah berdoa untuknya.
Diriwayatkan dari Annas, dia berkata, “Aku mendengar Rasulullah SAW. bersabda, “Sesungguhnya Allah berfirman : _’Apabila Aku menguji hamba-Ku dengan mengambil dua bola matanya, maka Aku akan membiarkannya masuk ke surga-Ku sebagai pengganti kedua matanya'”





