Ajaran Islam

KN. Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah Saw. bersabda, “Tidak diperkenankan bagi siapapun berpuasa sehari atau dua hari sebelum Ramadhan, kecuali apabila dia sudah terbiasa puasa sunat dan kebetulan puasa sunat yang dilakukannya bertepatan dengan hari itu”.

Diriwayatkan dari ‘Adi bin Hatim bahwa ketika turun ayat, “Dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dan benang hitam”. Maka aku mengambil dua ikat rambut, yang hitam dan yang putih, lalu aku meletakkan keduanya di dekat bantal tempat aku tidur, sepanjang malam aku melihatnya dan tidak melihat apapun dari keduanya. Esok harinya aku menemui Rasulullah Saw. dan menanyakan tentang hal itu, maka beliau bersabda, “Yang dimaksud ayat tersebut adalah gelapnya malam dan terbitnya fajar”.

Diriwayatkan dari Anas bin Malik bahwa Rasulullah Saw. bersabda, “Sahurlah kalian semua, sesungguhnya pada sahur itu terdapat keberkahan”.

Diriwayatkan dari Salamah bin al-Akwa’ bahwa Rasulullah Saw. mengirim beberapa orang untuk mengajak orang-orang berpuasa pada hari ‘Asyura, “Barangsiapa yang sudah makan, diperkenankan makan dan barangsiapa yang belum makan hendaklah ia tidak makan (berpuasa)”.

Diriwayatkan dari ‘Aisyah bahwa Rasulullah Saw. masuk waktu fajar dalam keadaan junub setelah mencampuri istrinya. Kemudian beliau mandi dan melaksanakan puasa.

Diriwayatkan dari ‘Aisyah, dia berkata, “Rasulullah Saw. memcium dan memeluk ketika beliau sedang puasa. Padahal beliau adalah orang yang paling kuat menahan diri dari siapapun di antara kalian”.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah Saw. bersabda, “Apabila salah seorang dari kalian lupa, lalu makan. Maka hendaklah dia menyempurnakan puasanya, sesungguhnya Allah yang telah memberikan makan dan minum baginya”.

Diriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa Rasulullah Saw. berbekam, dalam keadaan ihram dan beliau juga berbekam dalam keadaan berpuasa”.

Diriwayatkan dari ‘Aisyah bahwa Hamzah bin Amir al-Aslami salah seorang yang rajin berpuasa, berkata kepada Rasulullah Saw., “Apakah aku harus berpuasa saat dalam perjalanan?” Beliau bersabda, “Jika engkau mau, berpuasalah. Jika tidak engkau bisa berbuka”.

Diriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa Rasulullah Saw. menuju Makkah pada bulan Ramadhan, beliau tetap melaksanakan puasa hingga sampai di al-Kadid. Di sana beliau berbuka dan orang-orang pun ikut berbuka”.

Diriwayatkan dari Abu Darda bahwa kami melakukan sebuah perjalanan bersama dengan Rasulullah Saw. saat itu hari sangat panas hingga ada di antara kami yang meletakkan tangan di atas kepalanya untuk menahan lelah karena panas yang begitu menyengat. Tidak ada lagi yang berpuasa kecuali Rasulullah dan Ibnu Rawahah.

Diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah bahwa ketika Rasulullah Saw. berada dalam suatu perjalanan, beliau melihat seseorang yang sedang dinaungi oleh sekelompok orang. Rasulullah bertanya, “Apa yang terjadi?” Mereka menjawab, “Dia sedang berpuasa”. Beliau bersabda, “Bukan suatu kebaikan dengan berpuasa ketika dalam perjalanan”.

Diriwayatkan dari Anas bin Malik bahwa kami melakukan sebuah perjalanan bersama Rasulullah Saw., tidak ada yang berbantah-bantahan antara orang yang berpuasa dengan orang yang berbuka.

Diriwayatkan dari ‘Aisyah bahwa Rasulullah Saw. pernah bersabda, “Barangsiapa yang meninggal dunia, dan mempunyai kewajiban berpuasa (qadha), maka walinya harus berpuasa atas namanya”.

Diriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa seorang laki-laki menemui Rasulullah Saw. seraya berkata, “Wahai Rasulullah, ibuku telah meninggal dunia, dan dia belum mengqadha puasa selama satu bulan, apakah aku harus berpuasa untuknya?” Rasulullah Saw. bersabda, “Ya, utang kepada Allah lebih utama untuk dibayar”.

Diriwayatkan dari Abu Sa’id bahwa ia pernah mendengar Rasulullah Saw. bersabda, janganlah kalian melakukan wishal, dan apabila kalian hendak melakukannya, lakukanlah hanya smapai sahur saja”.
Wishal adalah berpuasa terus-menerus tanpa membatalkannya selama sehari semalam, bahkan dilakukan dua hari atau lebih.

  • Related Posts

    SIBUKKAN DIRI DENGAN KETAATAN

    KN. Waktu terus berjalan, umur terus berkurang, dan kesempatan tidak selalu datang dua kali. Syaikh Shalih Al-Fauzan حفظه الله berkata: “Umur seseorang beberapa hari saja. Selama raganya sehat, kondisinya aman…

    Baca Al Qur’an

    Alhamdulillahiladzi bini’matihi tattimus Sholihat…. Kita awali hari ini dengan berdoa… نفعنا الله وإياكم بالعلم النافع والعمل الصالح اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً Allahumma inni as-aluka ‘ilman…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *