Buntut pembuangan sampah di Kantor Pemkot Depok oleh kader PDIP

KN. Politikus PDI Perjuangan (PDIP), Ikravany Hilman merespons pernyataan Wali Kota Depok Mohammad Idris yang tengah mengusut dugaan adanya provokator dalam aksi penitipan sampah di Kantor Wali Kota.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Depok ini mempersilakan Idris apabila ingin melaporkan aksi penitipan sampah di area kantor Wali Kota Depok.

Ikravany menanggapi santai saat mengetahui dirinya akan dilaporkan delik provokator pada aksi penitipan sampah di Kantor Wali Kota Depok tersebut. Bahkan dia hanya tertawa saat mengetahui respons Mohammad Idris atas aksinya.

Ikravany menjelaskan, aksi penitipan sampah di kantor Wali Kota Depok bukan tindakan provokatif. Aksi yang dilakukannya bersama kader DPC PDIP Kota Depok itu merupakan inspirasi kepada warga, apabila sampah tidak diangkut petugas sampah DLHK Kota Depok.

Aksi DPC PDI Perjuangan Kota Depok ini pun dinilai efektif karena petugas DLHK langsung mengangkut sampah yang dititipkan.

Ikravany menyebut, aksinya tersebut merupakan tindakan menitipkan, bukan membuang sampah. Dia pun menantang kembali Mohammad Idris yang mengancam akan melaporkan aksi DPC PDI Perjuangan Kota Depok tersebut.

“Kalau Pak Wali mau melaporkan, ya dilaporin, jangan enggak. Kalau Pak Wali Kota mengaku ada pelanggaran dan sebagainya, dilaporkan, jangan enggak,” tantang Ikravany.

Namun, lanjut Ikravany, apabila tindakan yang dilakukannya bersama kader DPC PDI Perjuangan Depok tidak ditemukan pelanggaran, Pemkot Depok diminta menyelesaikan permasalahan sampah. Bahkan, Ikravany menilai, pernyataan Idris menunjukan karakter seorang pemimpin yang anti kritik.

Sebelumnya, Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan, pihaknya akan menginvestigasi akasi pembuangan sampah di area Kantor Wali Kota. Pihaknya akan meminta klarifikasi terkait pembuangan sampah di kantor Wali Kota Depok yang viral di media sosial.

Idris meminta untuk dilakukan investigasi terkait pembuangan sampah di kantor Wali Kota Depok. Investigasi tersebut terkait maksud dan tujuan melakukan pembuangan sampah di kantor Wali Kota Depok.

Idris menjelaskan, sudah dua tahun lalu Pemerintah Kota Depok telah melaporkan terkait permasalahan sampah ke pemerintah pusat. Laporan tersebut direspons Kementerian dengan memberikan bantuan kepada Pemerintah Kota Depok untuk melakukan pengolahan sampah.

“Kita di antara Jawa Barat, Depok mendapatkan bantuan itu yang baru dilaksanakan hanggarnya, mesinnya Insya Allah didatangkan tahun ini sehingga baru bisa beroperasi tahun depan,” jelas Idris.

Idris mengakui, TPA Cipayung sedang melakukan penataan sampah yang mengalami longsor akibat hujan. Idris memerintahkan untuk melakukan penataan pada minggu kemarin, sehingga TPA belum dapat digunakan untuk pembuangan sampah.

  • Related Posts

    MARI KITA BEDAH POSISI KPK DIANTARA KEJAKSAAN DAN KEPOLISIAN RI sebuah Analisis

    ​Ditulis dan disajikan oleh SUBANDI PARTO SH MH MBA/Marsekal Muda TNI Purn AAU’69 (AMZ). KN-JAKARTA, Hal ini penting, agar rakyat nggak bingung “siapa dan ngapain”. ​VONIS AKAL SEHAT : Kalau…

    Kapolda Aceh Sambangi DJBC, Perkuat Sinergi Berantas Penyelundupan dan Narkoba

    KN-BANDA ACEH – Dalam upaya memperkuat garda keamanan dan penegakan hukum di Tanah Rencong, Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Wilayah Direktorat…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *