DEMA UIN SYARIF HIDAYATULLAH MENUNTUT PRESIDEN KELUARKAN PERPPU UUCK

Stramed, Perjalanan mekanisme pembuatan Undang-Undang Cipta Lapangan Kerja menjadi sorotan utama kinerja DPR sebagai lembaga legislatif. Rancangan beleid yang dibuat terkesan terlalu tergesa-gesa dan tidak melalui standar kajian akademis. Pembuatan Undang-Undang Cipta Lapangan Kerja yang dilakukan “sistem kebut semalam'” ditambah hantaman pandemi yang  belum berakhir, membuat gelombang resistensi dari masyarakat, dan seolah pemerintah acuh terhadap kesehatan masyarakat.

Solusi yang dapat diambil dalam melihat gelombang penolakan masyarakat adalah menuntut pemerintah dalam hal ini presiden untuk menerbitkan PERPPU. Hal ini bersifat positif sesuai dengan aturan konstitusi yang berlaku yaitu UUD 1945 pasal 22 ayat (1) yang berbunyi “Dalam hal ikhwal kegentingan yang memaksa. Presiden berhak menetapkan peraturan pemerintah sebagai pengganti undang-undang”. Berarti presiden secara evaluatif dapat mengeluarkan PERPPU karena melihat kegaduhan dan juga penolakan yang tercipta di masyarakat.

Sehubungan dengan hal tersebut kami DEMA UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA tidak tinggal diam. Dan secara tegas menyatakan sikap:

  1. Menolak dan mengecam keras Undang-Undang Cipta Lapangan Kerja.
  2. Menuntut Presiden Joko Widodo untuk menerbitkan PERPPU Cipta Kerja dalam pembahasan poin substansi Undang-Undang Cipta Lapangan Kerja.
  3. Menuntut DPR RI untuk lebih menghargai aspirasi rakyat dan mendengarkan kritikan terhadap Undang-Undang Cipta Lapangan Kerja.
  4. Mengutuk Keras Tindakan Represifitas aparat terhadap massa aksi

Sebagai mitra kritis pemerintah gelombang protes dan perlawanan akan terus kami lakukan kepada Pemerintah dan DPR RI sampai tuntutan rakyat menang.

Panjang umur perjuangan!

DEWAN EKSEKUTIF MAHASISWA

UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA PERIODE 2019

Ketua DEMA UIN Syarif Hjdayatullah Jakarta

Sultan Rivandi
NIM. 11151120000030

Related Posts

Impacts of the Iran-U.S. Conflict on Indonesia

KN. The United States and Iran have resumed hostilities after several weeks of a ceasefire. House Commission I Deputy Chair Dave Laksono urged the Indonesian government to remain vigilant, particularly…

President Prabowo’s Foreign Relations

KN. State energy company Pertamina subsidiary Pertamina Hulu Energi President Commissioner Denny JA said after attending a state banquet at the Élysée Palace in Paris that closer Indonesia–France ties reflect…