Isu strategis

KN. Penelitian ilmiah sejauh ini tidak menemukan konsensus bahwa gim memicu kekerasan. Literatur tentang kekerasan menunjukkan bahwa tindakan agresif harus dipupuk dalam rentang waktu panjang. Salah satu studi paling komprehensif dari Massey University (Drummond et al, 2020) menganalisis 28 riset longitudinal tentang dampak gim bermuatan kekerasan, seperti game action dan shooter, mencakup lebih dari 21.000 anak dan riset dari 2008 hingga 2019. Temuannya jelas, yaitu tidak ada hubungan sebab-akibat antara gim kekerasan dan peningkatan kekerasan anak. Studi lebih baru (Lacko et al, 2024) mengonfirmasi hal yang sama. Hasil risetnya menunjukkan bahwa paparan terhadap gim bermuatan kekerasan tidak mengurangi empati maupun perilaku prososial anak. Kekhawatiran publik sering berangkat dari asumsi bahwa anak tidak dapat membedakan fantasi dan realitas saat bermain gim kekerasan. Namun, riset Martarelli et al (2015) menunjukkan bahwa kebingungan ini umumnya hanya terjadi pada anak usia prasekolah. Pada dasarnya, mereka pun belum memiliki kemampuan kognitif maupun motorik untuk memainkan gim dengan intensitas gameplay tinggi.

Pada 2024 saja terdapat 295 konflik agraria dengan luas 1.113.577,47 hektar. Konflik agraria itu berdampak pada 67.436 keluarga dan 349 desa/kota. Jumlah konflik agraria itu meningkat 21 persen dibandingkan 2023 dengan 241 kasus. Angka tertinggi merupakan konflik agraria yang dipicu terbitnya konsesi perkebunan. Kemudian, dalam sepuluh tahun terakhir terjadi letusan konflik agraria tertinggi sepanjang sejarah pemerintahan Indonesia. Periode 2015-2024 terjadi 3.234 kasus konflik agraria dengan luas mencapai 7,4 juta hektar dan korban 1,8 juta keluarga.

Berdasarkan data KPA pada 2024, sebanyak 49 persen lahan (34,18 juta hektar) dikuasai konsesi kehutanan. Terdapat 535 perusahaan besar yang memiliki konsesi kehutanan itu. Kemudian, 23 persen (17,3 juta hektar) dikuasai perkebunan sawit milik 2.285 perusahaan besar. Selain itu, 14 persen (9,1 juta hektar) dikuasai pertambangan mineral yang dimiliki 959 perusahaan besar. Petani gurem hanya memiliki 6 persen (4,3 juta hektar).

Kejaksaan Agung mengusut permainan pejabat dengan para wajib pajak. Para pelaku diduga mengakali program tax amnesty dan restitusi pajak. Diduga melibatkan banyak pejabat pajak sepanjang periode 2016-2020.

Seorang siswa SMP di Tangerang Selatan, Banten, yang diduga menjadi korban perundungan meninggal setelah mendapat perawatan. Kasus perundungan di lingkungan sekolah cenderung meningkat setiap tahun.
Pelaku perundungan harus dipidana.

Pemerintah kembali gagal mencapai target peremajaan sawit rakyat. Sejak 2021, realisasi peremajaan sawit tidak pernah mencapai 50 persen dari target. Petani mengeluhkan tumpang-tindih lahan hingga prosedur persyaratan. Produktivitas CPO diproyeksikan menurun jika tidak diiringi peremajaan kebun sawit rakyat. Tantangan besar ketika pemerintah menargetkan mandatori B50 pada 2025. Rencana ekstensifikasi bergulir, tapi dinilai bukan solusi yang tepat.

  • Related Posts

    Saiful Mujani: Di Masa Presiden Prabowo, Mayoritas Warga Takut Bicara Politik

    KN-Jakarta, Di masa pemerintahan Prabowo Subianto, mayoritas warga semakin takut bicara persoalan politik. Demikian hasil studi yang dikemukakan Professor Saiful Mujani dalam program Bedah Politik bertajuk “Di Era Prabowo, Umumnya…

    Analisis Mayjen TNI (Purn) Prijanto: Perbedaan Filosofis Bab XII UUD 1945 dan UUD 2002

    KN-​JAKARTA – Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang juga purnawirawan TNI, Mayjen TNI (Purn) Prijanto, menyoroti perbedaan mendasar antara muatan Bab XII UUD 1945 asli dengan hasil amandemen tahun 2002.…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *