KN-MEUREUDU – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Muda Seudang Pidie Jaya menggelar kegiatan Pendidikan Politik (Dikpol) yang dirangkai dengan pengukuhan kepengurusan periode 2026–2031. Langkah ini diambil sebagai upaya memperkuat kaderisasi sekaligus meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap peran dan tanggung jawab dalam kehidupan demokrasi.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Partai Aceh Pidie Jaya pada Rabu (3/6/2026) tersebut dihadiri oleh jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Muda Seudang Aceh, pengurus DPW Partai Aceh Pidie Jaya, serta kader dari berbagai wilayah.
Selain memberikan pendidikan politik, momentum ini menjadi sangat emosional bagi para kader. Pasalnya, prosesi pengukuhan pengurus sempat tertunda akibat musibah banjir besar yang melanda kawasan Pidie Jaya pada tahun 2025 lalu.
Struktur Kepengurusan Baru
Pengukuhan dilakukan langsung oleh perwakilan DPP Muda Seudang Aceh. Berdasarkan struktur kepengurusan resmi untuk periode 2026–2031, berikut adalah nakhoda baru DPW Muda Seudang Pidie Jaya:
Ketua: Bahagia
Ketua Harian: Azwar Zulhaq
Sekretaris: Dia Ulhaq
Bendahara: Sayed Haris
Ketua Harian DPP Muda Seudang Aceh, T. Yum Mahardika, dalam arahannya menegaskan bahwa Muda Seudang Pidie Jaya harus mampu menjadi kawah candradimuka yang melahirkan pemimpin masa depan bagi Aceh.
“Selamat kepada Saudara Bahagia atas amanah yang diberikan. Jadikan kepercayaan ini sebagai tanggung jawab untuk membesarkan organisasi, merangkul seluruh kader, serta menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat Pidie Jaya,” ujar T. Yum Mahardika.
Komitmen Pengabdian dan Sinergi Politik
Merespons amanah tersebut, Ketua DPW Muda Seudang Pidie Jaya terpilih, Bahagia, menyampaikan apresiasi dan menegaskan bahwa jabatan ini merupakan tanggung jawab kolektif.
“Ini bukan hanya tanggung jawab pribadi, tetapi amanah bersama yang harus kita jalankan dengan penuh komitmen dan semangat pengabdian,” tegas Bahagia.
Ia menambahkan, di bawah kepemimpinannya, Muda Seudang akan fokus pada penguatan kaderisasi, pendidikan politik generasi muda, serta mempererat sinergi dengan Partai Aceh dalam mengawal kepentingan masyarakat.
Bukan Wajah Baru, Siap Jawab Tantangan Zaman
Sementara itu, Ketua DPW Partai Aceh Pidie Jaya, H. Abubakar Muhammad atau yang akrab disapa Baka Rayok, menjelaskan bahwa kepengurusan kali ini sebenarnya diisi oleh orang-orang yang sudah lama aktif di organisasi, bukan wajah baru.
Baka Rayok mengingatkan bahwa Muda Seudang memiliki posisi yang sangat strategis sebagai sayap partai untuk menjawab tantangan zaman. Pemuda harus didorong untuk terlibat langsung membesarkan Partai Aceh yang kini terus bertransformasi.
“Partai ini milik masyarakat Aceh, milik semua orang Aceh. Melalui organisasi ini, kita ingin melahirkan generasi muda yang memiliki wawasan politik yang baik, berintegritas, dan mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah. Saya mengajak seluruh kader untuk terus menjaga kekompakan,” pungkas Baka Rayok.
Sebagai informasi, Muda Seudang merupakan organisasi kepemudaan sayap resmi Partai Aceh yang berfungsi sebagai wadah kaderisasi. Organisasi ini didirikan untuk menggaet partisipasi pemuda dalam dunia politik, mengawal pembangunan daerah, serta melahirkan kader yang konsisten meneruskan nilai-nilai perjuangan, sejarah, dan perdamaian di Bumi Serambi Mekkah.







