KN. Badan Gizi Nasional (BGN) yang mengurus program Makan Bergizi Gratis (MBG), meminta maaf kepada publik atas kasus keracunan menu MBG di sejumlah sekolah di Nusa Tenggara Timur (NTT). Staf Khusus Kepala BGN bidang Komunikasi Redy Hendra Gunawan kemarin menyatakan, BGN juga akan bertanggung jawab atas biaya perawatan korban keracunan. Kasus keracunan itu terjadi di SMP Negeri 8 Kota Kupang, yang menimpa 130 siswa, pada Selasa (29/7/2025). Sebanyak 13 murid SD Negeri Tenau Kota Kupang, dan 2 siswa SMA Negeri 1 Taebenu, Kabupaten Kupang, juga keracunan. Kejadian serupa menimpa 75 siswa SMA dan SMK di Kabupaten Sumba Barat Daya, yang terpaksa harus dirawat di rumah sakit.







