Keracunan makan bergizi gratis

KN. Badan Gizi Nasional (BGN) yang mengurus program Makan Bergizi Gratis (MBG), meminta maaf kepada publik atas kasus keracunan menu MBG di sejumlah sekolah di Nusa Tenggara Timur (NTT). Staf Khusus Kepala BGN bidang Komunikasi Redy Hendra Gunawan kemarin menyatakan, BGN juga akan bertanggung jawab atas biaya perawatan korban keracunan. Kasus keracunan itu terjadi di SMP Negeri 8 Kota Kupang, yang menimpa 130 siswa, pada Selasa (29/7/2025). Sebanyak 13 murid SD Negeri Tenau Kota Kupang, dan 2 siswa SMA Negeri 1 Taebenu, Kabupaten Kupang, juga keracunan. Kejadian serupa menimpa 75 siswa SMA dan SMK di Kabupaten Sumba Barat Daya, yang terpaksa harus dirawat di rumah sakit.

  • Related Posts

    Hari Pers Nasional 2026: Hambatan, Tantangan, dan Gangguan di Tengah Informasi Media Sosial Oleh: Amril Jambak

    KN. Hari Pers Nasional (HPN) 2026 diperingati dalam situasi yang tidak sederhana. Pers Indonesia berada di persimpangan antara idealisme jurnalistik dan realitas ekosistem informasi yang kian bising akibat dominasi media…

    Ketika Kemiskinan Merenggut Harapan Anak Bangsa: Alarm Keras bagi Negara untuk Menjalankan Amanat Konstitusi

    KN. Asosiasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (ASPIRASI) menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya seorang siswa sekolah dasar di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur. Peristiwa tragis yang diduga berkaitan dengan…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *