MUNCUL KELOMPOK KAMI, AS HIKAM INGATKAN JOKOWI JANGAN SAMPAI KRISIS LEGITIMASI

Stramed, Menteri Riset dan Teknologi era Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Muhammad Atho’illah Shohibul Hikam menilai bahwa gerakan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang diinisiasi oleh Ahmad Yani, Din Syamsuddin, Syahganda Nainggolan dan beberapa tokoh nasional lainnya masih lemah dari sisi urgensitasnya.

Hal ini lantaran menurut Hikam, situasinya tidak seperti yang terjadi di era orde baru yang dipimpin oleh Presiden Soeharto. Di mana krisis legitimasinya sudah menyentuh di seluruh sektor.

“Jika gerakan KAMI sekarang dibandingkan dengan Fordem (Forum Demokrasi) di era orba, ada beda pada aras struktural. Presiden Jokowi belum dalam krisis legitimasi multidimensi,” kata Hikam, Senin (17/8/2020).

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa bisa jadi gerakan KAMI tersebut akan relevan dan menjadi magnet tersendiri bagi sebagian masyarakat yang termakan dengan situasi dan narasi yang dibangun oleh kelompok para oposisi tersebut. Hal ini ketika memang faktanya, Presiden Jokowi mengalami krisis legitimasi di semua lini.

“Jika Presiden Jokowi mengalami krisis legitimasi karena satu dan lain alasan, bisa saja gerakan KAMI mendapat momentumnya,” ujarnya.

Oleh karena itu, di situasi serba sulit saat ini apalagi di tengah pandemi COVID-19, akademisi dari President University itu pun memperingatkan kepada Presiden Joko Widodo dan para jajarannya agar bekerja semaksimal mungkin dan serapih mungkin dalam menjalankan roda kepemimpinannya.

“Makanya penting bagi Presiden Joko Widodo agar tidak mengalaminya (krisis legitimasi multidimensi -red). Jadi ini adalah semacam pertandingan dialektis antara legitimasi negara atau pemerintah Presiden Jokowi versus gerakan anti Presiden Jokowi tersebut,” tuturnya.(Inisiatifnews)

Related Posts

MPWAA Salurkan Ribuan Wakaf Al-Qur’an dari Tiga Negara untuk Korban Banjir Peureulak

​KN-ACEH TIMUR,  Majlis Penyerahan Wakaf Al-Qur’an Aceh (MPWAA) menyalurkan bantuan hasil donasi masyarakat dari tiga negara tetangga—Malaysia, Brunei, dan Singapura—untuk masyarakat terdampak banjir di Kecamatan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Sabtu…

Legitimasi Kuat: Kepuasan Publik 79,9% Buktikan Kebijakan Presiden Prabowo Menjawab Kebutuhan Riil Rakyat

​KN-JAKARTA, Tingkat kepuasan publik terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang menyentuh angka 79,9 persen dinilai bukan sekadar simbolis. Hasil ini menjadi penanda kuat bahwa kebijakan pemerintah saat ini memiliki legitimasi sosial…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *