Pangdam IM Buka Rapim Kodam Iskandar Muda TA 2026: Fokus pada Profesionalisme dan Kemanunggalan Rakyat

KN-BANDA ACEH,  Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM) Mayor Jenderal TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P, secara resmi membuka Rapat Pimpinan (Rapim) Kodam Iskandar Muda Tahun Anggaran 2026. Acara tersebut berlangsung di Markas Kodam Iskandar Muda, Banda Aceh, pada Senin (23/2/2026).

​Kegiatan strategis ini dihadiri oleh jajaran petinggi Kodam IM, termasuk Kasdam IM, Irdam IM, Kapoksahli Pangdam IM, para Danrem, hingga seluruh Komandan Satuan jajaran Kodam Iskandar Muda.

Evaluasi Strategis dan Tindak Lanjut Kebijakan

​Dalam amanatnya, Pangdam IM menegaskan bahwa Rapim ini bukan sekadar rutinitas, melainkan forum evaluasi krusial terhadap pelaksanaan tugas sepanjang TA 2025. Forum ini juga berfungsi sebagai tindak lanjut dari Rapim TNI Angkatan Darat untuk menyelaraskan kebijakan strategis pimpinan ke tingkat daerah.

​“Momentum Rapim ini harus kita manfaatkan secara maksimal untuk memantapkan pelaksanaan tugas ke depan, dengan perencanaan yang matang, terukur, dan berorientasi pada hasil,” tegas Mayjen TNI Joko Hadi Susilo.

Apresiasi Atas Kinerja TA 2025

​Pangdam turut memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh prajurit dan PNS Kodam Iskandar Muda. Ia menilai dedikasi dan sinergi antar-satuan selama tahun 2025 telah membuat berbagai program berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

Visi 2026: Hadir untuk Rakyat

​Rapim tahun ini mengusung tema:

“Kodam Iskandar Muda Hadir untuk Rakyat Mewujudkan Sishankamrata Menuju Indonesia Maju.”

​Tema ini menjadi komitmen Kodam IM untuk:

  • ​Berperan aktif dalam mendukung percepatan pembangunan nasional di wilayah Aceh.
  • ​Meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan satuan.
  • ​Memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui program kerja yang nyata.

Harapan Kedepan

Pangdam berharap forum ini menjadi wahana komunikasi dan koordinasi guna menyamakan persepsi seluruh jajaran. Dengan dibukanya Rapim ini, Kodam Iskandar Muda diharapkan mampu menghasilkan langkah konkret dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah serta memperkuat sistem pertahanan semesta (Sishankamrata).

Related Posts

PBHI: Hentikan Multifungsi TNI dan Militerisasi Ruang Sipil

KN-JAKARTA, Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI) mengecam keras semakin terbukanya praktik militerisasi ruang sipil yang dilakukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui berbagai tindakan di luar mandat…

Dinilai Perluas Peran Militer di Ruang Sipil, Tokoh Lintas Sektor Desak RPP Tugas TNI Ditunda

KN-JAKARTA – Indo Risk Center menggelar diskusi publik bertajuk “Risiko Dari RPP Tugas TNI, Legalisasi Ancaman Berkedok Peran Rekayasa Keadaan Berdalih Gangguan” pada Selasa, 26 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *