Prabowo harus mengevaluasi menterinya setiap melakukan hal yang menimbulkan polemik

KN. Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Ujang Komarudin menilai Presiden Prabowo Subianto harus mengambil sikap terhadap para menteri yang bikin gaduh dan memancing kontroversi di ruang publik. Ujang menilai Prabowo perlu menekankan kepada jajarannya agar mampu bersikap dan memberi pernyataan yang merugikan pemerintahan Prabowo-Gibran.

Ia menilai Prabowo juga harus mengevaluasi menterinya setiap melakukan hal yang menimbulkan polemik. Selain itu, menteri yang membuat gaduh juga harus mengevaluasi diri dan lebih berhati-hati dalam bekerja.

Sebelumnya, baru beberapa hari setelah dilantik sejumlah menteri menimbulkan kontroversi. Menteri Koordinator bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menyebut tragedi Mei 1998 bukan termasuk pelanggaran HAM berat. Meski ia mengklarifikasi pernyataannya, ucapan itu telah memancing polemik di publik.

Lalu, ada Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes-PDT) Yandri Susanto yang menggunakan surat resmi kementerian untuk acara pribadi. Kemudian, Menteri HAM Natalius Pigai yang meminta tambahan anggaran untuk kementeriannya sebesar Rp20 triliun.

  • Related Posts

    Ekonomi Pedagang Lesu, YARA Desak Pemkab Pidie Jaya Buka Kembali Lapangan Meureudu

    KN-MEUREUDU – Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya untuk segera mengizinkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kembali beraktivitas di Lapangan Meureudu. Desakan ini…

    30 Komunitas ‘Serbu’ DPRK Banda Aceh, Suarakan 4 Isu Krusial Kota

    KN-BANDA ACEH – Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh mendadak riuh oleh kehadiran perwakilan dari 30 komunitas dan lembaga masyarakat pada Kamis (30/4/2026). Kehadiran mereka bukan tanpa alasan;…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *