KN. Ketua Umum Asosiasi Logistik Indonesia ALI Mahendra Rianto mengatakan, pengusaha logistik menghadapi beban berat dengan kenaikan tarif tol di 38 ruas jalan pada tahun 2025 ini. Selain itu, masalah pungutan liar dan premanisme juga menambah beban karena biaya logistik menjadi semakin tinggi. Pungli terjadi di banyak daerah, termasuk di wilayah Jakarta seperti Tanjung Priok. Hal itu merugikan pelaku usaha karena biaya logistik menjadi semakin mahal, padahal biaya logistik di Indonesia tergolong tinggi dibandingkan negara lain.
Menurutnya, pemerintah dan aparat untuk segera bertindak dalam memberantas pungli. Jangan sampai muncul kecurigaan tidak diberantasnya pungli sejak lama karena aparat penegak hukum juga ikut ‘masuk angin’. Biaya pungli bermacam-macam, ada yang kena Rp 20.000 hingga Rp 100.000, bahkan lebih, bahkan jumlahnya meningkat ketika bongkar muat semakin ramai.








