REFLY HARUN: MENGAPA PENGUASA SERING GAGAL? KARENA DIA HANYA MAU MENDENGAR PEMUJINYA

Foto: Refly Harun, sumber foto: Tribun News

 

 

Stramed, Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun, membeberkan alasan mengapa penguasa kerap gagal dalam memimpin. Hal itu Refly sampaikan lewat akun Twitternya @ReflyHZ.

Menurut dia, penguasa sering kali gagal karena selama ini hanya mendengar orang-orang yang memuji tanpa mempertimbangkan pihak yang mengkritiknya.

“Mengapa penguasa sering gagal memimpin? Karena dia hanya mau mendengar pemujinya ketimbang pengkritiknya. Padahal pujian bisa jadi racun dan kritik justru obat. Jadi dengarkanlah lebih banyak kritik ketimbang pujian,” kata dia, Sabtu (28/9/2019).

Refly dalam tweet tidak menjelaskan pernyataannya kali ini ditujukan kepada siapa, namun nampaknya warganet setuju dengan pernyataan tersebut.

Netter mengomentari tweet Refly dengan menulis kata-kata yang mengingatkan hati-hati dengan pujian.

“Kritik itu menyakitkan, pujian itu memabukkan! Orang kalau udah mabuk sering reseh seperti ga ada beban,” kata @androsalman.

“Kopi+susu klo kebanykan susu gak enak. Harus lebih dominan pahitnya tapi ada manis susu sedikit biar pas,” ujar @torytoya.

“Kalau pemimpin mau mendengarkan kritik niscaya dia akan lebih waspada dan siap untuk perbaikan.. pujian hanya mematahkan punggungnya dan membutakan matanya,” tambah @AhnafMirza1. (Gelora)

Related Posts

15 Januari………buruh unjuk rasa lagi

KN. Buruh kembali aksi di DPR RI dan Kemnaker RI pada 15 Januari 2026 dengan membawa 4 tuntutan, selain tuntutan upah minimum juga menolak pilkada dipilih melalui DPRD yang akan…

KASAU AKABRI ’73 BEDA PENDAPAT. “KEGENTINGAN NEGARA AKIBAT UUD 2002 LEBIH DAHSYAT DARIPADA KEGENTINGAN DI TAHUN 1959 !”

KN. Kebebasan berpendapat salah satu ciri demokrasi, tetapi tunduk kepada Per-UU-an, Norma, Kaidah, dan Adat istiadat. Pembukaan UUD 1945 sebagai staatsfundamentalnorm merupakan norma tidak bisa ditawar-tawar!. “Living Constitution” dambaan negara…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *