SIMON Mc MENEMY PANTAS DIPECAT

Foto: Simon Mc Menemy, sumber foto: Tribun News

 

Oleh : TW Deora

Stramed,  Peluang Timnas Indonesia untuk lolos ke putaran selanjutnya dalam kualifikasi Piala Dunia 2022 semakin menipis setelah dipukul Malaysia 2-3 dan dihajar 3 gol tanpa balas oleh Thailand. Padahal sebelumnya, Simon Mc Menemy, pelatih Timnas sudah banyak bicara dan berjanji akan menorehkan kemenangan, namun faktanya adalah balak kosong, sehingga wajar jika PSSI memecat laki laki asal Skotlandia tersebut.

Selama dilatih Simon Mc Menemy, prestasi Timnas hanya menang dengan Mnyanmar dan Vanuatu serta Persika dan Bhayangkara United, sebuah lawan yang tidak sepadan. Hasil memalukan lainnya dicapai Timnas saat digunduli Jordania 4-1 dalam laga ujicoba di Amman.

Para pemain Timnas juga ada yang tidak pantas masuk squad seperti posisi kiper karena kualitas Angga atau M. Ridho jauh lebih baik tapi penjaga gawang Madura United tersebut malah tidak dibawa. Selain itu, stamina pemain Indonesia juga kedodoran terutama di babak kedua, karena banyak pemain senior di Timnas. Kalau pemain senior tersebut cukup bermutu seperti Beto Goncalves maka no problem.

PSSI dan pihak lain juga tidak serius mempersiapkan Timnas, buktinya Otavio Dutra tidak bisa main karena proses naturalisasinya yang bertele tele. Disamping itu, pelatih yang menukangi Timnas seharusnya pelatih ternama dengan track record keberhasilan yang panjang semacam Beckenbauer. Jose Mourinho, Juergen Klopp, dan nama tenar lainnya perlu dicoba menukangi Timnas.

PSSI harus ingat jika Timnas dalam segala level usia yang mewakili nama besar Merah Putih mengalami kekalahan, maka hal tersebut menyakitkan, menyesakkan dan memuakkan. Selain peringkat FIFA Indonesia terancam semakin turun, juga kekalahan Timnas dapat menyebabkan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 akan sedikit animo penontonnya. Jadi sekali lagi, PSSI jangan ragu pecat Simon Mc Menemy.

*)  Penulis adalah pemerhati sepak bola

Disclaimer: Setiap opini di media ini menjadi tanggung jawab penulis. Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan ini maka sesuai aturan pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawabnya kepada penulis Opini dan Redaksi akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang.

Related Posts

LPS Catat 15,3 Juta Masyarakat Usia Produktif Belum Memiliki Rekening Bank

KN-JAKARTA — Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat sekitar 15,3 juta masyarakat usia produktif pada rentang umur 15–64 tahun di Indonesia belum memiliki rekening bank. LPS menargetkan jumlah tersebut dapat terus…

Jikalahari Temukan 583 Hektare Lahan Gambut Bekas Terbakar di 5 Konsesi Korporasi Riau

KN-PEKANBARU — Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari) menemukan area bekas terbakar seluas 583 hektare di atas lahan gambut dalam yang tersebar di lima konsesi korporasi di Provinsi Riau. Temuan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *