KN-JAKARTA, Semangat patriotisme masyarakat Indonesia tergolong sangat tinggi. Berdasarkan temuan terbaru Lembaga Survei Indonesia (LSI), mayoritas responden menyatakan kesiapannya untuk terjun langsung ke medan perang demi membela kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) jika terjadi konflik dengan negara lain.
Data tersebut merupakan bagian dari survei bertajuk “Evaluasi dan Komitmen Publik Terhadap Pancasila” yang dipaparkan oleh Direktur Eksekutif LSI, Djayadi Hanan, di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (12/4/2026).
Tingkat Kesediaan Publik
Dalam survei tersebut, responden diberikan pertanyaan spesifik mengenai sejauh mana kesediaan mereka untuk ikut mempertahankan negara jika pecah perang melawan negara lain. Hasilnya menunjukkan angka yang signifikan:
Sangat Bersedia: 26,4 persen
Bersedia: 48,5 persen
Jika ditotal, terdapat lebih dari 74 persen responden yang memiliki komitmen kuat untuk terlibat dalam upaya pertahanan negara secara fisik.
Komitmen Terhadap Pancasila
Djayadi Hanan menjelaskan bahwa sikap patriotisme ini menjadi salah satu indikator penting dalam mengukur komitmen publik terhadap nilai-nilai Pancasila. Kesediaan untuk berperang dianggap sebagai manifestasi dari rasa memiliki dan tanggung jawab menjaga keutuhan bangsa di tengah dinamika geopolitik global.
“Survei ini memotret bagaimana publik memandang posisi mereka jika negara dalam keadaan terancam,” ujar Djayadi dalam pemaparannya.
Temuan ini memberikan gambaran bahwa nilai-nilai kebangsaan masih tertanam kuat di tengah masyarakat, di mana loyalitas terhadap negara melampaui kepentingan pribadi saat menghadapi ancaman eksternal.







