TIDAK MENAIKKAN GAJI PNS DAN BURUH SWASTA ADALAH TINDAKAN TIDAK TEPAT

Stramed, Dalam rangka menyelamatkan krisis ekonomi dan defisit anggaran negara, seharusnya bukan cuma gaji PNS saja yang dirubah atau dipotong, tetapi gaji para pejabat dan anggota dewan yang seharusnya dipotong untuk menyelamatkan negara dari ancaman krisis berlapis yang terjadi saat ini, ujar Sekjen Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI, red) Damar Panca Mulya saat diwawancara redaksi terkait kebijakan gaji PNS yang rencananya akan dirubah.

Baik PNS ataupun buruh swasta seharusnya berhak untuk mendapatkan kenaikan gaji atau upah pertahunnya sebagai upaya untuk menyelamatkan daya beli masyarakat ditengah-tengah hantaman krisis ekonomi. Kebijakan pengetatan anggaran dengan tidak menaikan upah PNS atau buruh swasta adalah merupakan kebijakan yang tidak tepat. Seharusnya pemerintah mencari alternatif lain, semisal dengan kebijakan moratorium hutang luar negeri, jelas Damar.

Bahkan Jokowi sudah menyetujui pemotongan gaji PNS sebesar 2,5% untuk TAPERA yang mulai diberlakukan per Januari 2021, sudah gak naik, dipotong pula. Dan dengan disamakannya gaji PNS secara nasional adalah merupakan jaring pengaman terhadap perlindungan upah dan seharusnya itu juga bisa diterapkan kepada buruh swasta, sehingga tidak ada lagi perusahaan yang mengancam akan relokasi ke daerah yang upahnya lebih rendah, tutupnya mengakhiri wawancara dengan redaksi.(Red)

Related Posts

Indonesia at UNGA

KN. Indonesian Foreign Affairs Ministry Spokesperson Yvonne Mewengkang said Thursday that Foreign Minister Sugiono is scheduled to lead the Indonesian delegation during the High-Level Week of the 81st United Nations…

Pidato Netanyahu di PBB Diwarnai Walkout Massal, Sikap Negara ASEAN Terbelah

KN-NEW YORK — Sidang Majelis Umum PBB ke-81 di New York diwarnai aksi dramatis saat delegasi dari puluhan negara melakukan aksi keluar ruangan (walkout) tepat ketika Perdana Menteri Israel, Benjamin…