Tidak Puas dengan Razia, Penghuni Lapas Muara Beliti, Musi Rawas Rusuh

KN. Kerusuhan terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, kemarin.

Hingga Kamis siang aparat gabungan dari Batalyon Pelopor B Petanang, Polres Musi Rawas dan Polres Lubuk Linggau masih berupaya mengamankan situasi di dalam Lapas.

Pantauan di lokasi, terlihat seorang warga binaan berteriak menggunakan pengeras suara dari dalam Lapas.

Semua ruangan sudah dikuasai narapidana, dan polisi masih berupaya bergerak masuk untuk mengamankan lokasi kejadian.

Dari kalimat yang disampaikan narapindana tersebut melalui pengeras suara, mereka berontak karena selama ini merasa ditindas saat menjalani hukuman dalam Lapas.

Kronologis

Polisi menyebut insiden tersebut dipicu oleh razia petugas yang menemukan barang terlarang di dalam blok narapidana.

Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, menjelaskan kejadian bermula saat petugas Lapas melakukan razia rutin sekitar pukul 09.45 WIB.

“Jadi dapat kami sampaikan, pada pukul 9.45 tadi, dari petugas Lapas yang ditugaskan oleh kalapas melaksanakan razia, di Lapas Narkotika Muara Beliti, jadi didapati adanya headphone,” ujar AKBP Agung.

Dari razia tersebut kemudian timbul kekidapkuasaan dari napi, sehingga mereka melakukan perlawanan terhadap petugas yang melaksanakan razia.

Melihat situasi mulai memanas, pihak Lapas segera meminta bantuan kepolisian untuk mengamankan keadaan.

Polres Musi Rawas kemudian berkoordinasi dengan sejumlah pihak, termasuk Polres Lubuk Linggau, Kodim, dan Batalyon B Pelopor Petanang.

“Untuk saat ini, pada pukul 11.00 tadi, untuk lapas sudah berhasil kami kuasai dan kami sterilkan,” ungkap AKBP Agung.

“Saat ini, kegiatan di lapas, kami sedang stand-by, sekaligus melaksanakan survei terkait dengan kerusakan yang terjadi di dalam LP,” ujarnya.

Sebelumnya, kerusuhan sempat membuat Lapas dikuasai oleh narapidana. Jalan di depan Lapas pun ditutup sementara demi kelancaran proses pengamanan, dan lalu lintas dialihkan ke kawasan Agropolitan Center Muara Beliti.

Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan pendataan dan pendalaman terkait kerusakan serta barang-barang yang ditemukan dalam razia tersebut.

  • Related Posts

    Haris Rusly Moti: Kaum ‘Serakahnomic’ di Balik Narasi 1998 Redux

    KN-JAKARTA – Eksponen gerakan mahasiswa UGM tahun 1998 sekaligus Pemrakarsa 98 Resolution Network, Haris Rusly Moti, angkat bicara mengenai maraknya narasi bernada pesimistis yang menyerang stabilitas nasional baru-baru ini. Haris…

    Boy Garuda Terpilih Aklamasi sebagai Ketua KNPI Pidie Jaya Periode 2026-2029

    KN-MEUREUDU – Marhaban, yang akrab disapa Boy Garuda, resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Pidie Jaya periode 2026-2029. Keputusan ini…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *