WAKAPOLRI AKAN REKRUT PREMAN UNTUK AWASI WARGA, ADA APA?

Stramed, “Ingin Berdayakan preman Dalam Penegakan protokol kesehatan Dikalangan Masyarakat , Mahasiswa galang Petisi guna mendesak Presiden Jokowi copot Wakapolri Komjend Pol Gatot Edy Pramono.”

Menyikapi Pernyataan Wakapolri Komjen Pol Gatot Edy Pramono dalam keterang pers Kompas.TV tanggal 10 september 2020, yang akan memberdayakan Jeger-jeger (preman pasar ) untuk menegakkan protokol kesehatan dikalangan masyarakat, Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Rawamangun (ALARM) angkat Bicara.

Menurut Fahri Salim Ketua umum ALARM, Rencana pemberdayaan jeger atau preman pasar merupakan tindakan gegabah wakapolri yang juga wakil ketua penanganan covid 19 nasional.

Fahri Menambahkan pemberdayaan jeger atau preman pasar hanya akan Menimbulkan potensi konflik sosial dikalangan masyarakat.

Seharusnya Pemerintah melalui institusi polri mampu melahirkan kebijakan simpatik yang dapat menimbulkan kesadaran masyarakat untuk taat melaksanakan protokol kesehatan, Bukan malah menggunakan jeger atau preman untuk menakut nakuti masyarakat.

Jeger atau preman adalah Musuh dan penyakit masyarakat yang harus diberantas bukan malah diberdayakan, masih banyak elemen bangsa lain seperti organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan yang bisa dilibatkan untuk memberikan penyadaran kepada masyarakat untuk taat protokol kesehatan.

PRESIDEN Jokowi Harus Tegas menindak serta mèncopot para aparat negara yang ngawur dalam mewacanakan sebuah kebijakan dimasa pandemi Covid 19, agar tidak menimbulkan konfik sosial dimasa-masa sulit seperti saat ini
pungkas Fahri.(KompasTV)

Related Posts

MPWAA Salurkan Ribuan Wakaf Al-Qur’an dari Tiga Negara untuk Korban Banjir Peureulak

​KN-ACEH TIMUR,  Majlis Penyerahan Wakaf Al-Qur’an Aceh (MPWAA) menyalurkan bantuan hasil donasi masyarakat dari tiga negara tetangga—Malaysia, Brunei, dan Singapura—untuk masyarakat terdampak banjir di Kecamatan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Sabtu…

Legitimasi Kuat: Kepuasan Publik 79,9% Buktikan Kebijakan Presiden Prabowo Menjawab Kebutuhan Riil Rakyat

​KN-JAKARTA, Tingkat kepuasan publik terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang menyentuh angka 79,9 persen dinilai bukan sekadar simbolis. Hasil ini menjadi penanda kuat bahwa kebijakan pemerintah saat ini memiliki legitimasi sosial…