12 Perusahaan AS Sudah Bangun Data Center di Indonesia

KN. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan saat ini ada 12 perusahaan teknologi asal Amerika Serikat (AS) yang berinvestasi pusat data atau data center di Indonesia.

Menurut dia hal ini sekaligus menjadi bukti jika AS turut mematuhi regulasi yang berlaku di Indonesia, khususnya terkait transfer data pribadi warga Indonesia ke AS. Masalah ini menjadi sorotan karena termasuk dalam perjanjian kerja sama antara RI dan AS.

“Sudah 12 perusahaan Amerika Serikat mendirikan data center di Indonesia. Jadi artinya mereka juga sudah comply dengan regulasi yang diminta oleh Indonesia,” kata Airlangga dalam Konferensi Pers Joint Statement Indonesia-AS di Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat.

Airlangga juga menjelaskan soal polemik transfer data dalam perjanjian dagang dengan AS. Ia menegaskan pemerintah tidak mempertukarkan data secara government to government.

Menurutnya yang dipindahkan itu merupakan data dasar atas persetujuan dari masing-masing pengguna. Ia mencontohkan praktik berlanggangan yang membutuhkan sejumlah data dari pengguna.

Ia mengatakan kesepakatan Indonesia dan Amerika terkait hal ini adalah membuat protokol untuk itu. Airlangga mengungkap finalisasi kesepakatan ini merupakan pijakan hukum yang sah, aman, dan terukur untuk tata kelola lalu lintas data pribadi antarnegara.

Menko Airlangga Hartarto menyebut pemberian akses data tersebut terkait dengan prinsip know your customer (KYC). Kendati demikian, ia menegaskan tak sekonyong-konyong data tersebut bisa disalahgunakan.

Daftar 12 perusahaan AS bangun data center di Indonesia:

1. AWS di Jawa Barat berupa infrastruktur fisik

2. Microsoft di Jawa Barat berbentuk infrastruktur fisik

3. Equinix di Jakarta berupa infrastruktur fisik dan tersedia kolokasi

4. EdgeConneX di Jawa Barat berbentuk infrastruktur fisik

5. Oracle di Batam masih dalam perencanaan, termasuk kolokasi dengan DayOne

6. Digital Realty di Jakarta berupa kolokasi dengan Digital Infrastructure Asia (BDIA)

7. Google Cloud di Jakarta berbentuk kolokasi dengan Data Center Indonesia (DCI)

8. WowRack di Jakarta dan Surabaya berupa infrastruktur fisik

9. Akamai di Jakarta berbentuk infrastruktur fisik

10. CloudFlare di Jakarta, Denpasar, dan Yogyakarta berupa infrastruktur fisik

11. Braze di Jakarta berbentuk infrastruktur fisik dan kerja sama dengan AWS

12. Anaplan Unlimited di Jakarta berupa infrastruktur fisik yang merupakan kerja sama dengan AWS.

  • Related Posts

    Forum Pimred Multimedia Indonesia Aceh Desak Presiden Prabowo Evaluasi Pejabat Keamanan Pascakerusuhan Hari Damai Aceh

    KN-BANDA ACEH — Forum Pimpinan Redaksi Multimedia Indonesia (Forum Pimred Multimedia Indonesia) Aceh mendesak Presiden RI Prabowo Subianto untuk segera mengevaluasi dan meninjau ulang jajaran pejabat keamanan dan intelijen di…

    TPNPB Imbau Pekerja Sipil Tinggalkan Wilayah Konflik di Papua, Buka Peluang Perundingan

    TPN-JAKARTA — Manajemen Markas Pusat Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) mengeluarkan siaran pers yang mengimbau para pekerja sipil di wilayah konflik bersenjata Tanah Papua untuk segera meninggalkan lokasi-lokasi yang…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *