Stramed, Di penghujung Ramadhan 1442 Hijriah lalu, terjadi penyerangan terhadap Masjid AlAqsha dan umat Islam yang sedang shalat di dalamnya. Tak lama berselang, pasukan zionis juga menyerang warga Gaza di kala bersiap untuk berbuka puasa. Sejak itulah agresi milter dilakukan dan terus berlanjut sampai saat ini. Akibatnya, ratusan orang telah gugur syahid termasuk diantaranya wanita dan anak-anak. Ditambah ribuan orang terluka dan banyak bangunan yang hancur. Menyikapi situasi tersebut, kami dari Komite Indonesia untuk Solidaritas Dunia Islam (KISDI) menyatakan:
- Mengutuk keras serangan biadab penjajah Israel ke Masjid Al-Aqsha dan umat Islam di Tepi Barat serta agresi militer ke Gaza Palestina.
- Mendesak pemerintah Indonesia untuk memberikan langkah konkret untuk membela Palestina. Pemerintah Indonesia harus segera melakukan lobi-lobi yang lebih konkret dengan dunia internasional untuk memberikan sanksi kepada Israel yang kembali melakukan kejahatan kemanusiaan dan melanggar konvensi internasional soal Jerussalem Timur dan Masjid Al-Aqsha.
- Mengimbau pemerintah Indonesia untuk segera mengirimkan tentara perdamaian untuk membantu Palestina dalam menghentikan segala bentuk penjajahan.
- Mendesak lembaga-lembaga internasional seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), Liga Arab dan Komunitas HAM internasional agar mengambil langkah konkret untuk menyelamatkan Masjid AlAqsha dan Palestina kemudian menjatuhkan sanksi atas terorisme Israel.






