Politik menjelang Pilkada

KN. Mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan menanggapi pernyataan Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono yang merasa dikambinghitamkan oleh Anies atas berbagai polemik di Jakarta. Irit berkomentar, Anies menyerahkan ketersinggungan Heru itu agar dinilai oleh warga Jakarta.

“Rakyat yang nanti akan menilai. Rakyat yang nanti akan memberikan apakah persetujuan atau ketidaksetujuan,” kata Anies saat ditemui di kantor Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa atau DPW PKB Jakarta.

Jokowi-Anies Baswedan

Adapun Heru meminta Anies untuk tidak membawa-bawa namanya dalam kampanye Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada Jakarta Jakarta 2024.

Alih-alih memperpanjang respons, Anies menegaskan bahwa dirinya kini berfokus pada kesejahteraan warga Jakarta. Oleh sebab itu, dia menilai segala tindak tanduk pemerintah provinsi Jakarta akan menjadi bahan penilaian bagi rakyat.

Heru merasa menjadi kambing hitam atas tudingan Anies Baswedan yang kini bersiap untuk maju lagi ke Pilkada Jakarta. Anies mengatakan kebijakan yang dibuatnya saat menjadi gubernur dipotong oleh Heru.

Heru Budi Hartono (Youtube)

Dia menilai saat menjabat sebagai Gubernur pada 2017-2022 kondisi Jakarta aman, damai dan tenang. Anies menegaskan jika dia kembali terpilih sebagai gubernur, suasana itu akan dikembalikan lagi.

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 segera diselenggarakan pada November mendatang. Partai politik yang tak mau ambil pusing, mencoba memperbesar peluang kemenangan dengan mengusung sosok populer seperti artis atau publik figur yang sudah terkenal.

Salah satunya Lucky Hakim, calon bupati Indramayu atau Marshel Widianto yang dimajukan Partai Gerindra untuk calon wakil wali kota Tangerang Selatan.

Menanggapi hal itu, Direktur Eksekutif Perludem, Khoirunnisa Nur Agustyati, melihat fenomena tersebut sebenarnya ada pada cara partai politik melahirkan kader yang benar-benar mempunyai kapasitas.

Menurut dia, jika parpol hanya berpikir praktis, sempit, dan instan, maka tidak heran calon yang diusung adalah kader yang hanya bermodalkan popularitas sebagai artis atau eks artis, atau sosok yang hanya mengandalkan ‘modal’ besar.

Ninis mencatat, untuk mencetak kader berkualitas sebenarnya menjadi tanggung jawab parpol. Tujuannya, agar tidak selalu bepikir instan menjelang pemilu ataupun pilkada. Sehingga nantinya calon yang diusung memang mempunyai kapasitas kepemimpinan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Ninis meyakini, jika parpol tetap mempertahankan strategi politik instan, maka efek negatifnya akan dirasakan oleh rakyat, khususnya mereka para pemilih awam.

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, bakal melakukan evaluasi untuk menentukan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) mana yang bakal ia ikuti. Hal ini dikarenakan elektabilitasnya di Jakarta berdasarkan survei Litbang Kompas hanya 1 persen.

Kaesang Pangarep (Suara.com)

Kaesang sendiri diisukan maju dalam Pilkada Jakarta atau Jawa Tengah. Putra bungsu Presiden Jokowi pun berencana mengumpulkan timnya untuk membahas langkah politiknya di Pilkada.

Apalagi, ada juga lembaga survei yang menyebut elektabilitas Kaesang di Jateng cukup tinggi.

Ia mengaku sudah melihat sendiri hasil jajak pendapat Litbang Kompas. Putra Presiden Joko Widodo alias Jokowi itu pun mengaku cukup mempercayainya.

Apalagi dengan hasil survei ini, bisa diketahui potensi Kaesang dalam Pilkada DKI.

  • Related Posts

    Pemprov Lampung Dorong Nilai Tambah, Ribuan Ton Tapioka Diekspor ke Tiongkok

    KN-Bandar Lampung – Provinsi Lampung mempertegas posisinya sebagai pemimpin pasar tapioka nasional dengan memulai pengiriman ekspor perdana sebesar 3.330 ton ke Tiongkok, Selasa (05/05/2026). Langkah ini menjadi bagian dari strategi…

    DPRK Pidie Jaya Kritik Realisasi PAD dan Minimnya Lapangan Kerja dalam LKPJ 2025

    KN-MEUREUDU – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie Jaya melalui Badan Anggaran menyampaikan sejumlah catatan penting terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna, Selasa (5/5/2026).…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *