Trump hentikan semua bantuan luar negeri AS

KN. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menandatangani perintah eksekutif yang membekukan semua bantuan pembangunan luar negeri AS selama 90 hari, sambil menunggu peninjauan. Di tengah rentetan perintah lain yang ditandatangani Trump pada hari pertamanya menjabat, Gedung Putih mengumumkan keputusan tersebut sebagai bagian dari upaya menilai kembali strategi bantuan luar negeri dan memastikan keselarasan dengan prioritas nasional.

“Alokasi bantuan luar negeri AS saat ini tidak sejalan dengan kepentingan Amerika dan dalam banyak kasus bertentangan dengan nilai-nilai Amerika, dan berfungsi mengacaukan perdamaian dunia dengan mempromosikan ide-ide di negara-negara asing yang secara langsung bertentangan dengan hubungan yang harmonis dan stabil di dalam dan di antara negara-negara,” ungkap perintah eksekutif yang diterbitkan oleh Gedung Putih.

Perintah eksekutif tersebut mengarahkan lembaga-lembaga federal untuk melakukan peninjauan menyeluruh, yang diawasi Kantor Manajemen dan Anggaran, serta Sekretaris Negara Marco Rubio, yang dapat mengesampingkan periode 90 hari untuk “program-program tertentu.” Tidak segera jelas berapa banyak bantuan AS yang akan terpengaruh oleh keputusan tersebut, karena pendanaan untuk sejumlah program telah dialokasikan oleh Kongres. Perintah eksekutif tersebut menggemakan sikap yang diambil Trump pada masa jabatan pertamanya sebagai presiden, ketika dia bergerak memangkas pendanaan bagi berbagai badan PBB dan memotong bantuan luar negeri.

Trump mengkritik bantuan luar negeri AS untuk negara-negara termasuk Ukraina selama kampanye pemilihannya kembali, berjanji meringankan beban pembayar pajak Amerika dan fokus pada prioritas dalam negeri. Amerika Serikat telah menjadi pendukung penting Kiev di era mantan Presiden AS Joe Biden, memberikan bantuan militer, keuangan, dan kemanusiaan yang substansial, terutama setelah eskalasi konflik Ukraina pada tahun 2022. Pada tahun 2022 saja, Kongres menyetujui lebih dari USD112 miliar bantuan untuk Ukraina.

  • Related Posts

    Kepala GCHQ: Inggris Hadapi ‘Momen Penentuan’ di Tengah Lonjakan Ancaman Siber dan Geopolitik

    KN-LONDON — Inggris kini tengah menghadapi “momen penentuan” akibat meningkatnya ancaman dari negara-negara lawan serta ketatnya persaingan global untuk menguasai teknologi mutakhir. Peringatan keras ini disampaikan oleh Kepala Badan Intelijen…

    Sambut Idul Adha, Seribuan Warga Datangi Meuligoe untuk Terima Uang Meugang dari Mualem

    KN-BANDA ACEH — Seribuan warga memadati kawasan Meuligoe Gubernur Aceh pada Selasa (26/05/2026) pagi. Kedatangan masyarakat dari berbagai kalangan ini bertujuan untuk menerima bantuan uang meugang yang dibagikan oleh tim…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *