Tafsir agama Islam

KN. Diriwayatkan dari Ibnu Amr bin al-‘Ash bahwa ia ditanya tentang kekerasan yang dilakukan oleh orang-orang musyrik terhadap Rasulullah SAW., Ibnu Amr berkata, “Ketika Rasulullah shalat di Hijr Ka’bah. Tiba-tiba muncul Uqbah bin Abu Mu’ith, dia meletakkan pakaian pada leher Rasulullah, lalu menariknya dengan keras. Abu Bakar yang melihat hal itu mendorong bahu Uqbah dan menjauhkannya dari beliau seraya berkata, ‘Apakah kamu hendak membunuh seorang lelaki karena dia mengatakan : ‘Tuhanku adalah Allah'”. (QS. al-Mukmin : 28).

Diriwayatkan dari Abdullah bin Mas’ud bahwa dia pernah ditanya, “Siapa yang memberi tahu Rasulullah tentang jin yang mendengarkan bacaan Al-Qur’an beliau ? Ibnu Mas’ud menjawab, “Yang memberi tahu beliau adalah sebatang pohon”.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa suatu saat Rasulullah SAW. membawa sebuah wadah berisi air untuk wudhu dan membuang hajat. Ketika Abu Hurairah mengikutinya, Rasulullah bertanya, “Siapa ini ?” Dia menjawab, “Aku, Abu Hurairah”. Rasulullah bersabda, “Tolong bawakan aku batu, jangan tulang ataupun kotoran hewan”. Abu Hurairah berkata, “Dengan ujung bajuku aku membawakan sejumlah batu kepada beliau, dan menjauh darinya”. Setelah selesai Abu Hurairah bertanya kenapa beliau melarang membawakannya tulang atau kotoran hewan. Beliau menjawab, “Karena itu adalah makanan jin”.

Dalam riwayat lain terdapat tambahan bahwa beliau bersabda, “Wakil jin kota Nashibin menemuiku, betapa eloknya rupa mereka; mereka meminta bekal kepadaku. Aku berdoa kepada Allah untuk mereka agar tidaklah mereka melewati tulang ataupun kotoran hewan melainkan mereka mendapatinya sebagai makanan bagi mereka”.

Diriwayatkan dari al-Abbas bin Abdul Muthalib bahwa ia berkata kepada Rasulullah SAW., “Engkau tidak menolong pamanmu, padahal dahulu dia yang melindungimu, bahkan dia bersedia meluapkan kemarahannya demi engkau”. Rasulullah bersabda, “Dia akan berada di bagian neraka yang dangkal. Jika bukan karena aku dia akan ditempatkan di dasar api neraka”.

Diriwayatkan dari Abu Sa’id al-Khudri bahwa dia mendengar Rasulullah SAW. bersabda, yaitu ketika beliau mendengar nama pamannya disebut-sebut. Sabdanya, “Barangkali syafaatku bermanfaat baginya sehingga dia ditempatkan pada api yang dangkal, dan hanya mengenai pergelangan kakinya dan akan mendidih ubun-ubunnya”.

Diriwayatkan dari Asma’ bahwa ia mengandung Abdullah bin Zubair. Dia berkata, “Aku hijrah ketika aku dalam keadaan hamil tua, ketika sampai di Quba aku melahirkan. Kemudian aku membawa bayiku ke hadapan Rasulullah SAW. dan meletakkannya di pangkuan beliau. Rasulullah meminta sebuah kurma, mengunyahnya dan menyuapi anakku dengan kurma hasil kunyahan tersebut. Maka makanan pertama yang masuk ke dalam anakku adalah air liur Rasulullah kemudian beliau mengoleskan kurma itu ke langit-langit mulut anakku dan memohon Allah memberkahi nya. Anakku adalah bayi pertama yang dilahirkan di tanah Islam (Madinah)”.

Diriwayatkan dari Abu Bakar bahwa aku bersama Rasulullah SAW. di gua, ketika aku mengangkat kepalaku, aku melihat kaki orang-orang yang mengejar kami, aku berkata, “Ya Rasulullah ! Seandainya mereka menundukkan pandangannya, tentulah mereka akan melihat kita berdua”. Rasulullah SAW. bersabda, “Diamlah ! Wahai Abu Bakar, karena kita berdua dan Allah adalah yang ketiga”.

Diriwayatkan dari al-‘Ala bin al-Hadhrami berkata, “Orang-orang yang pertama kali datang adalah Mush’ab bin ‘Umair dan Ummi Maktum, mereka berdua mengajarkan al-Qur’an kepada penduduk Madinah, menyusul Bilal, Sa’d dan ‘Umar bin Yasir, setelah itu menyusul ‘Umar bin al-Khaththab bersama dua puluh sahabat Nabi kemudian menyusul Nabi. Maka aku belum pernah melihat penduduk Madinah bergembira segembira ketika melihat Rasulullah SAW. dan para budak wanita berkata, “Rasulullah telah tiba!” Sebelum kedatangan beliau aku membaca surah al-Ala dan surah-surah al-Mufashshal lainnya.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW. bersabda, “Jika sepuluh dari para pembesar Yahudi beriman kepadaku niscaya semua orang Yahudi akan beriman kepadaku”.

Diriwayatkan Zaid bin Arqam dikatakan kepadanya, “Berapa peperangan yang diikuti Rasulullah SAW. ?” Zaid menjawab, “Sembilan belas kali”. Dikatakan kepadanya, “Berapa peperangan yang engkau ikuti bersama dengan beliau?” Zaid menjawab, “Tujuh belas kali”. Dikatakan lagi, “Perang mana yang pertama engkau ikuti ?” Dia menjawab, “al-Usair atau al-Usyair”.

Diriwayatkan dari al-Barra’, dia berkata, “Jumlah para sahabat Rasulullah SAW. yang berjuang di Perang Badar jumlahnya sama dengan para sahabat Thalut yang menyeberangi sungai (Yordania)”. Jumlahnya 310 orang laki-laki. Al-Barra’ mengatakan, “Demi Allah tidak ada yang menyeberangi sungai melainkan orang mukmin”.

  • Related Posts

    Tafsir Al Qur’an

    KN. Diriwayatkan dari ‘Aisyah, dia berkata, “Suatu ketika, Saudah (salah seorang istri Nabi) keluar untuk membuang hajat, saat itu telah turun perintah menggunakan kerudung untuk kaum perempuan. Dia bertubuh gemuk…

    Tafsir Al Qur’an

    KN. Diriwayatkan dari Ibnu Umar bahwa pada hari kiamat orang-orang akan berlutut dan setiap umat akan mengikuti Nabinya masing-masing. Mereka akan berkata, “Wahai Fulan, mohonkanlah ampunan Tuhanmu untuk kami. Hingga…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *