KN-Bandar Lampung – Aliansi Masyarakat Lampung Dukung Makan Bergizi Gratis (AMAL MBG) menggelar aksi damai di kawasan Bundaran Tugu Adipura, Kota Bandar Lampung, Senin (22/6/2026). Aksi massa ini membawa dua misi utama: menyatakan dukungan penuh terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus mendesak penegak hukum menindak tegas setiap potensi korupsi dalam pelaksanaannya.
Aksi yang berjalan tertib di bawah pengawalan ketat aparat keamanan ini menyuarakan jeritan hati masyarakat bawah, khususnya para ibu rumah tangga yang merasakan langsung dampak program nasional tersebut.
Jeritan Emak-Emak dari Atas Mobil Komando: “Kalau Bisa Dihukum Mati!”
Suasana aksi sempat memanas ketika salah satu perwakilan ibu-ibu yang juga relawan dapur MBG naik ke atas mobil komando. Menggunakan pelantang suara, ia meluapkan kekecewaannya terhadap adanya isu penyimpangan anggaran yang dinilai mencoreng program pro-rakyat tersebut.
”Kami ini merasakan langsung manfaat Program MBG. Ini sangat membantu, terutama bagi ibu-ibu rumah tangga dan rakyat kecil. Jangan sampai program bagus yang menyangkut isi perut anak-anak kita ini malah dikorupsi!” ujarnya lantang.

Ia bahkan menegaskan bahwa hukuman biasa tidak akan memberikan efek jera bagi para koruptor yang tega memotong anggaran gizi anak sekolah.
“Kalau perlu dihukum seberat-beratnya, bahkan kalau bisa dihukum mati! Ini menyangkut masa depan anak-anak bangsa. Jangan sampai hak mereka dirampas hanya karena keserakahan segelintir orang,” tegasnya yang langsung disambut sorakan riuh dukungan dari massa aksi.
Komitmen Dukungan Harus Dibarengi Bersih-Bersih Korupsi
Penanggung Jawab AMAL MBG, Isnan Subkhi, menyatakan bahwa dukungan masyarakat terhadap program strategis pemerintah ini harus dibarengi dengan komitmen pengawasan yang ketat dari aparat penegak hukum.

Menurut Isnan, Program MBG sebenarnya adalah lompatan besar untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan memutus rantai stunting melalui pemenuhan gizi pelajar. Namun, tujuan mulia itu terancam gagal jika praktik lancung dibiarkan.
Tuntutan Utama AMAL MBG dalam Aksi Tugu Adipura:
- Satu Komando Dukung MBG: Mengawal keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis agar tepat sasaran di seluruh wilayah Lampung.
- Tindak Tegas Penyimpangan: Mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) melakukan investigasi menyeluruh terhadap alur distribusi dan anggaran dapur MBG.
- Hukuman Maksimal bagi Pelaku: Menuntut sanksi pidana terberat bagi siapa saja yang berani memotong atau memanipulasi hak gizi anak sekolah.
“Kami mendukung penuh Program Makan Bergizi Gratis karena manfaatnya nyata. Tapi kami juga menuntut agar setiap penyimpangan ditindak tegas tanpa pandang bulu. Korupsi dalam program ini bukan hanya merugikan keuangan negara, tetapi secara langsung merampas hak hidup dan masa depan anak-anak kita,” pungkas Isnan.






