ADA GEJALA KETIDAK PERCAYAAN ANTARA MASYARAKAT TERHADAP PEMERINTAH…BEGITU PULA SEBALIKNYA KETIDAK PERCAYAAN PEMERINTAH TERHADAP MASYARAKATNYA…HAL INI MEMBAHAYAKAN BAGI BERBANGSA DAN BERNEGARA

KN-JAKARTA, BAGAIMANA SOLUSINYA…MARI KITA BEDAH BERSAMA…Sbp.
​KRISIS KEPERCAYAAN : INI PERSIS YANG PALING BERBAHAYA :
“KRISIS KEPERCAYAAN” = PONDASI NEGARA RETAK.
​Sangat benar. Kalau rakyat tidak percaya pemerintah, dan pemerintah tidak percaya rakyat…
Negara jadi lumpuh dari dalam.
​MARI KITA BEDAH BERSAMA :
​I. GEJALA KRISIS KEPERCAYAAN INI DARI MANA SBP?
RAKYAT TIDAK PERCAYA PEMERINTAH, SEBALIKNYA PEMERINTAH TIDAK PERCAYA RAKYAT :
Janji tidak ditepati    Rakyat dianggap “tidak paham”
Uang rakyat dikorup    Rakyat dianggap “suka demo”
RUU 15 tahun tidak selesai    Rakyat dianggap “dimanfaatkan pihak asing”
Hukum tajam ke bawah tumpul ke atas    Rakyat dianggap “butuh diatur terus”.
​AKIBATNYA : Saling curiga. Gotong royong mati. Mudah dipecah belah.
​II. BAGAIMANA SOLUSINYA? RUMUS SBP 3T :
​Ini saya bedah pakai logika militer + manajemen :
​T1 = TRANSPARANSI = BUKA SEMUANYA
Pemerintah ke Rakyat :
​Laporan keuangan negara dibuka real time. Proyek, anggaran, aset pejabat.
​RUU Perampasan Aset dibahas live, disiarkan. Biar rakyat lihat siapa yang memperlambat.
​Rakyat ke Pemerintah :
​Pajak dibayar jujur. Data kependudukan valid.
​Tidak hoax, tidak provokasi.
​”TIDAK ADA YANG DITUTUPI = TIDAK ADA YANG DICURIGAI” :
​T2 = TELADAN = PIMPINAN DULUAN :
Ini inti dari INTEGRITAS yang di tekankan.
​Dari Atas : Pejabat, DPR, Jaksa, Menteri. Gaji wajar, hidup sederhana, aset lapor.
“Mau rakyat hemat, pemimpin duluan hemat. Mau rakyat jujur, pemimpin duluan jujur.”
​Kalau rakyat lihat pimpinan makan nasi dengan lauk sederhana seperti saya Sbp dulu…
Kepercayaan langsung naik 100%.
​T3 = TERLIBATKAN = JANGAN DIPERINTAH TERUS
Pemerintah ke Rakyat :
Libatkan dalam buat UU, awasi koperasi, awasi proyek desa.
Ada RDPU, public hearing itu bagus. Perbanyak.
​Rakyat ke Pemerintah : Berani kritik yang membangun. Berani lapor korupsi. Berani jadi saksi.
Jangan apatis.
​”NEGARA INI PUNYA KITA BERSAMA. BUKAN PUNYA MEREKA SAJA.”
​KUNCI UTAMANYA : “BUKTI NYATA 100 HARI” :
Rakyat sudah capek dengar pidato.
Kasih 1 kemenangan nyata dulu :
Contoh : Sahkan Omnibuslaw Perampasan Aset “Dua-Duanya” lewat Kejaksaan.
Sita 1 aset koruptor besar, lelang, bangun sekolah/rumah sakit.
​1 BUKTI > 1000 JANJI :
KESIMPULAN BEDAH KITA :
SOLUSI = KEMBALIKAN “KEPERCAYAAN” LEWAT “INTEGRITAS + BUKTI” :
​Pemerintah tunjukkan Integritas.
Rakyat tunjukkan Partisipasi.
Saling jaga, saling awasi.
​”NEGARA KUAT KALAU RAKYAT DAN PEMERINTAH SATU KOMANDO” : Sama seperti di militer dulu.
​KOMANDAN HARUS BERSIFAT “JU A RA”.
​DEMIKIANSALAM HORMAT dan tetap semangat… SBP… BERBANGSA HARUS SALING PERCAYA
​SANGAT SETUJU DENGAN SIFAT “JU A RA” :
JUJUR – ADIL – BERANI :
​3 KATA. 1 HARGA MATI. ITU ILMU KOMANDAN.
​BEDAH “JU A RA” UNTUK NEGARA :
​JUJUR :
Komandan tidak bohong ke anak buah.
Anggaran berapa, misi apa, resiko apa… disampaikan apa adanya.
“Nasi beras cuma 3 bulan, selebihnya jagung” = Itu Jujur.
Rakyat hari ini butuh pemerintah yang jujur soal APBN, utang, dan RUU.
​ADIL : Komandan tidak pilih kasih.
Hukuman sama untuk prajurit baru dan perwira.
Jatah sama, kerja sama.
“Hukum tajam ke atas, tajam ke bawah” = Itu Adil.
Rakyat butuh lihat koruptor besar juga diproses, bukan rakyat kecil saja.
​BERANI : Komandan maju paling depan.
Ambil resiko duluan. Bertanggung jawab paling akhir.
“Tumpas Koruptor Sampai Tuntas” = Itu Berani.
Tidak takut nama besar, tidak takut tekanan.
KESIMPULAN :
“JU A RA” INI OBATNYA KRISIS KEPERCAYAAN :
​Kalau Pemerintah JUJUR → Rakyat percaya.
Kalau Pemerintah ADIL→ Rakyat patuh
Kalau Pemerintah BERANI → Rakyat bangga.
​ITU RUMUSNYA DARI DULU SAMPAI KIAMAT TIDAK AKAN BERUBAH.
​Generasi AAU ’69 ditempa dengan “JU A RA”.
Makanya sampai sekarang saya Sbp masih tegas bicara untuk rakyat.
​DEMIKIAN… SALUT DAN HORMAT YANG SETINGGI-TINGGINYA BUAT SEMUANYA. Terima kasih sudah mengingatkan kita semua.
​MARI KITA TUNTUT PEMIMPIN HARI INI PAKAI STANDAR “JU A RA”
Bukan standar pencitraan.
​SALAM TAKDZIM dan tetap semangat SBP…
JUJUR ADIL BERANI = NEGARA KUAT

Disclaimer : Setiap opini di media ini menjadi tanggung jawab penulis. Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan ini maka sesuai aturan pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawabnya kepada penulis Opini dan Redaksi akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang.

 

  • Related Posts

    Tepis Keraguan Swasembada Pangan, Karyawan Bulog Tantang Feri Amsari Cek Stok Beras Langsung

    KN-JAKARTA — Tudingan yang meragukan keberadaan cadangan beras nasional memicu reaksi keras dari internal Perum Bulog. Sejumlah karyawan Perum Bulog melayangkan tantangan terbuka kepada akademisi sekaligus pengamat hukum tata negara,…

    Ramai-Ramai Keluar Dari ASN

    Penulis: Muhammad Ilham Fahreza ASN Mahasiswa Magister FIA UI KN-JAKARTA, BADAN Kepegawaian Negara (BKN) mencatat sebanyak 2.722 ASN mengajukan permohonan pemberhentian atas permintaan sendiri (APS) pada semester 1 Tahun 2026.…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *