Segera IPO, RANS Entertainment Ungkap Struktur Pemegang Saham: Raffi Ahmad Terbesar, Ada Nama Dony Oskaria hingga Kaesang

JAKARTA – PT RANS Dntertainment Indonesia Tbk resmi mengungkap susunan pemegang saham perseroan menjelang aksi korporasi penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Perusahaan media dan hiburan yang didirikan oleh selebritas Raffi Ahmad ini bersiap melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan membidik dana segar hingga ratusan miliar rupiah.

​Berdasarkan prospektus ringkas yang diterbitkan perusahaan, nama sang pendiri, Raffi Farid Ahmad, masih kokoh sebagai pemegang saham mayoritas. Raffi menguasai 7,93 miliar saham atau setara dengan 78,68 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh sebelum IPO.

​Selain Raffi, struktur kepemilikan saham perusahaan ini juga dihiasi oleh sejumlah nama besar dari kalangan profesional, pejabat publik, hingga tokoh politik.

​Di posisi kedua, PT Indonesia Entertainmen Grup menggenggam 911,5 juta saham (9,04 persen). Selanjutnya, nama Soultan Ariq Rachman tercatat memiliki 345,5 juta saham (3,43 persen), disusul tipis oleh Dony Oskaria yang memiliki 345,25 juta saham (3,42 persen). Dony Oskaria sendiri saat ini dikenal menjabat sebagai Chief Operating Officer (COO) BPI Danantara Indonesia sekaligus Kepala BP BUMN.

​Nama tokoh publik lain yang turut masuk dalam daftar adalah Kaesang Pangarep. Putra bungsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo sekaligus Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini menguasai 115,25 juta saham atau sekitar 1,14 persen. Sementara itu, istri Raffi Ahmad, Nagita Slavina Mariana Tengker, memiliki 124,75 juta saham (1,24 persen).

​Presiden Direktur PT Surya Citra Media Tbk, Sutanto Hartono, juga masuk dalam jajaran pemilik dengan porsi 144 juta saham (1,43 persen).

​Rencana IPO dan Target Dana Kontan

​Dalam aksi korporasi ini, RANS Entertainment berencana melepas sebanyak-banyaknya 2,525 miliar saham baru. Jumlah tersebut setara dengan 20,02 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.

​Perseroan menetapkan harga penawaran awal (bookbuilding) pada kisaran Rp135 hingga Rp170 per saham. Dengan skema harga tersebut, RANS Entertainment berpotensi meraup dana segar maksimal mencapai Rp429,25 miliar dari pasar modal.

​Efek Dilusi dan Komitmen Pengendalian

​Pasca-IPO, porsi kepemilikan saham Raffi Ahmad otomatis akan terdilusi menjadi sekitar 62,93 persen. Meski demikian, ia dipastikan tetap memegang kendali penuh atas jalannya perusahaan.

Komitmen Pengendali: Dalam prospektus, Raffi Ahmad menegaskan komitmennya untuk tidak mengalihkan pengendalian atas perseroan selama tiga tahun setelah pencatatan saham perdana (listing), kecuali untuk mematuhi peraturan perundang-undangan atau putusan otoritas yang berwenang.

​Sebagai informasi, RANS Entertainment merupakan salah satu raksasa baru di industri kreatif yang bergerak di bidang media dan hiburan. Gurita bisnisnya mencakup produksi dan distribusi konten, pengelolaan intellectual property (IP), penyelenggaraan acara dan seni pertunjukan, periklanan, taman hiburan, hingga aktivitas perusahaan holding.

​Struktur Pemegang Saham RANS Entertainment (Sebelum IPO)

​Untuk lebih jelasnya, berikut adalah rincian komposisi kepemilikan saham perseroan sebelum resmi melantai di bursa:

No.

Pemegang Saham

Persentase Kepemilikan

1

Raffi Farid Ahmad

78,68%

2

PT Indonesia Entertainmen Grup

9,04%

3

Soultan Ariq Rachman

3,43%

4

Dony Oskaria

3,42%

5

Sutanto Hartono

1,43%

6

Nagita Slavina Mariana Tengker

1,24%

7

Kaesang Pangarep

1,14%

8

Hikmat Janika

0,86%

9

PT Ekonomi Baru Investasi Teknologi

0,76%

Dengan rekam jejak popularitas pendirinya serta ekosistem bisnis digital yang kuat, melantainya RANS Entertainment di bursa saham diprediksi akan menjadi salah satu aksi IPO yang paling disorot oleh investor ritel maupun institusi.

Related Posts

PBHI: Lima Peserta Latsarmil Calon Manajer KDMP Meninggal Dunia: Usut Pertanggungjawaban Pidana dan Hentikan Militerisasi Ruang Sipil

KN-JAKARTA, PBHI menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga lima peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) 2026 yang meninggal dunia dalam pelaksanaan Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) calon Manajer Koperasi Desa/Kelurahan…

LBH APIK Jawa Barat Tolak Dalih “Gangguan Jiwa” untuk Pelaku Kekerasan Berbasis Gender Ekstrem

KN-DEPOK, Publik kembali diguncang fakta mengerikan. YTR, perempuan 29 tahun asal Kabupaten Bandung, disekap dan disiksa selama hampir 3 tahun oleh kekasihnya sendiri, Taufik Hidayat, 30 tahun. Korban hilang sejak…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *