7 Tahun Buron, Koruptor Dana Desa Pidie Diciduk Saat Jadi Petani Kopi di Bener Meriah

KN-SIGLI – Pelarian panjang KHAIDIR Bin M. Kasem akhirnya kandas. Setelah tujuh tahun masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), buronan kasus dugaan korupsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Gampong (APBG) Gampong Mancang ini berhasil diringkus oleh Satreskrim Polres Pidie.

Tersangka yang telah buron sejak tahun 2019 tersebut diamankan tanpa perlawanan pada Kamis (16/7/2026) sekira pukul 23.00 WIB di Dusun Sesongo, Gampong Alur Gading, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah. Saat ditangkap, ia tengah menyamar dan bekerja sebagai petani kopi.

Ringkasan Kasus & Penangkapan

Detail Informasi

Keterangan

Identitas Tersangka

KHAIDIR Bin M. Kasem

Kasus Hukum

Dugaan Korupsi APBG Gampong Mancang (TA 2016 & 2017)

Status DPO

Sejak Tahun 2019 (7 Tahun Pelarian)

Lokasi Penangkapan

Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah

Waktu Penangkapan

Kamis, 16 Juli 2026, Pukul 23.00 WIB

Kronologi Penangkapan

​Operasi senyap ini dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Pidie, IPTU Mirzan, S.H., M.Si., dengan didampingi Kanit Idik III Tipidkor IPDA Muhammad Naufal Asyrof, S.Tr.K., beserta personel Satreskrim Polres Pidie.

​Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, S.I.K, M.I.K melalui Kasat Reskrim Polres Pidie, Iptu Mirzan, menjelaskan bahwa tersangka bersikap tidak kooperatif sejak awal penyidikan pada tahun 2019 lalu.

​”Saat proses penyidikan berlangsung, penyidik telah melayangkan surat panggilan resmi kepada tersangka. Namun, yang bersangkutan tidak pernah memenuhi panggilan dan memilih melarikan diri hingga akhirnya ditetapkan sebagai DPO,” ungkap Iptu Mirzan.

Rekam Jejak Pelarian: Sempat Kabur ke Malaysia

​Berdasarkan hasil penyelidikan mendalam, tersangka KHAIDIR diketahui memiliki rute pelarian yang cukup panjang demi menghindari kejaran pihak kepolisian:

  • Tahun 2019 – 2022: Melarikan diri dan bersembunyi di Malaysia selama kurang lebih 3 tahun.
  • Tahun 2022 – 2026: Kembali ke Aceh dan hidup berpindah-pindah tempat tinggal di beberapa kabupaten.
  • Terakhir: Menetap di Kabupaten Bener Meriah dan menyamar sebagai petani kopi untuk mengelabui warga serta petugas.

​Berkat kerja keras dan penyelidikan yang berkesinambungan, Tim Satreskrim Polres Pidie akhirnya berhasil melacak keberadaan tersangka dan langsung melakukan pergerakan cepat guna mengamankan pelaku.

​Komitmen Tegas Polres Pidie

​Saat ini, KHAIDIR telah dibawa ke Mapolres Pidie untuk menjalani proses hukum lebih lanjut sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

​Pihak kepolisian menegaskan bahwa keberhasilan penangkapan ini menjadi bukti nyata komitmen Polres Pidie dalam memberantas tindak pidana korupsi hingga ke akarnya.

​”Tidak ada tempat yang aman bagi para pelaku kejahatan untuk menghindari proses hukum, meskipun mereka telah berupaya melarikan diri selama bertahun-tahun,” tegas Iptu Mirzan menutup keterangannya.

 

Related Posts

Kemenperin Dukung Lampung Jadi Klaster Industri Pangan Nasional Berbasis Singkong

KN-BANDAR LAMPUNG — Kementerian Perindustrian (Kemenperin) secara resmi menyatakan dukungannya untuk menetapkan Provinsi Lampung sebagai klaster industri pangan nasional berbasis singkong. Dukungan strategis ini diberikan guna mengoptimalkan potensi luar biasa…

Kasus Honorer Fiktif: Sekda Lampung Tengah WA Diperiksa Polda Lampung Sebagai Tersangka

KN-BANDAR LAMPUNG — Kasus dugaan korupsi rekrutmen tenaga honorer fiktif di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah terus bergulir. Sekretaris Daerah (Sekda) Lampung Tengah berinisial WA resmi menjalani pemeriksaan perdana sebagai…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *