Ajaran agama Islam

KN. Diriwayatkan dari Abdullah bin Umar bahwa Rasulullah SAW. bersabda, “Sampaikanlah apa yang kalian dengar dariku walaupun satu ayat. Ceritakan kepada mereka tentang Bani Isra’il, hal itu bukan merupakan suatu dosa. Dan barangsiapa yang berdusta atas namaku, hendaklah ia mempersilakan dirinya menempati tempat di neraka”.

Diriwayatkan dari Jundab bin Abdullah bahwa Rasulullah SAW. bersabda, “Di antara umat sebelum kalian ada seorang laki-laki yang terluka, dia tidak kuat dan tidak bisa bersabar dengan luka yang dideritanya. Kemudian dia mengambil dan mengiris tangannya sendiri. Darah mengalir deras hingga dia meninggal dunia”. Allah berfirman, “Hamba-Ku mendahului Aku dengan membunuh dirinya sendiri, maka Aku mengharamkan surga baginya”.

Diriwayatkan dari Abu Sa’id bahwa diantara Bani Isra’il ada seorang laki-laki yang telah membunuh 99 orang. Kemudian dia berangkat untuk bertanya-tanya, hingga akhirnya dia bertemu dengan seorang Rahib, lalu bertanya kepadanya, “Apakah aku masih bisa bertaubat?” Rahib itu menjawab, “Tidak”. Maka orang itu membunuh sang Rahib. Lalu dia melanjutkan perjalanannya. Di tengah jalan ada orang yang menunjukinya, “Datangilah kampung si Fulan”. Di tengah perjalanan, dia meninggal dunia. Dalam keadaan sekarat, dia berupaya menghadapkan dadanya ke arah kampung tersebut. Malaikat yang mengasihani berdebat dengan malaikat yang menghukum tentang orang itu. Allah mengukur jarak orang itu ke kampung tersebut, dibandingkan dengan jaraknya dari kampung tempat dia berangkat. Ternyata jaraknya sedikit lebih dekat ke kampung tujuannya. Maka dia pun mendapatkan ampunan”.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW. bersabda, “Ada seorang laki-laki yang membeli sebidang tanah dari orang lain. Kemudian si pembeli menemukan emas dari dalam tanah yang dibelinya. Maka dia berkata kepada si penjual, ‘Ambillah, aku membeli hanya bidang tanahnya'”. Akan tetapi si penjual tanah tersebut berkata, “Tidak, aku menjual tanah itu dengan seluruh isi yang ada di dalamnya”. Kemudian mereka membawa perkara tersebut kepada seseorang, dia bertanya, “Apakah kalian berdua mempunyai anak ?” Salah seorang dari keduanya menjawab, “Aku mempunyai anak seorang laki-laki”. Yang satu lagi berkata, “Aku mempunyai seorang anak perempuan”. Maka orang yang menghukumi berkata, “Nikahkanlah anakmu itu, lalu serahkan harta tersebut kepada keduanya dan sedekahlah sisanya”.

  • Related Posts

    BEDAH 5 PENYAKIT BANGSA oleh SUBANDI PARTO SH MH MBA/Marsekal Muda TNI Purn AAU’69 (AMZ)

    KN. Lima penyakit itu bukan “masalah kecil”. Itu 5 anak panah yang kalau kena semua, NKRI roboh dari dalam. Tidak perlu dijajah asing, kita hancur sendiri. Mari KITA bedah sampai…

    ​Menjaga Iman dari Dosa Besar dan Makanan-Minuman yang Haram

    (9082) Diriwayatkan dari Umar bin Khaththab bahwa dia melakukan shalat _’Idul Adha_ sebelum khutbah. Setelah itu dia berkhutbah, Wahai manusia, sesungguhnya Rasulullah SAW. melarang kalian berpuasa pada dua hari raya.…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *