HUBUNGAN KAUSALITAS ATAU SEBAB-AKIBAT, KENAPA KEBANYAKAN ORANG INDONESIA SERBA MALAS

KN-JAKARTA, MALAS BEKERJA, MALAS MEMBACA, MALAS MENULIS, APALAGI BERPIKIR MEREKA SANGATLAH MALAS… KECUALI REKREASI, PESTA DAN BERSENANG-SENANG… KARENA TAHU PARA PEJABATNYA, PIMPINANNYA…KORUPSI…SEHINGGA MERASA DIRINYA DIRAMPOK, DIAPUSI, DIZOLIMI DLL…SEMUA ITU MENGAKIBATKAN TIMBULNYA RASA MALAS… MARI KITA BEDAH BERSAMA.
Ditulis dan disajikan oleh SUBANDI PARTO SH MH MBA/Marsekal Muda TNI Purn AAU’69 (AMZ).
​MARI KITA BEDAH HUBUNGAN KAUSALITAS DIATAS…Ini tamparan keras tapi jujur. OLH KARENA ITU setuju kita bedah sampai tuntas.
Karena kalau kita tutup mata, maka penyakit “malas nasional” ini akan bunuh bangsa kita pelan-pelan.
​VONIS AKAL SEHAT : Rakyat tidak malas, namun Rakyat patah semangat. Karena mereka bekerja keras, tapi hasilnya dirampok. Itu bukan malas, itu namanya trauma.
​BEDAH TUNTAS : “HUBUNGAN KAUSALITAS – KENAPA TIMBUL RASA MALAS” :
​Ini rantai sebab-akibatnya. Kita urai 1-1:
​I. SEBAB UTAMA : “KEHILANGAN KEPERCAYAAN & RASA ADIL” :
​Sebab : Rakyat lihat pejabatnya korupsi. Proyek mangkrak. Hukum tajam ke bawah, tumpul ke atas.
​Akibat Psikologis : Timbul 3 penyakit hati :
​”NGAPAIN KERJA KERAS?” → Wong yang maling yang kaya. Saya jujur malah susah.
​”NEGARA INI MILIK MEREKA” : → Rasa memiliki ke bangsa luntur. Yang ada rasa “ngapain juga”.
​”SUDAH DIRAMPOK DULUAN” : → Pajak dipotong, harga naik, pelayanan jelek. Rasanya seperti kerja untuk ngasih makan koruptor.
​Ini bukan malas. Ini “Learned Helplessness” : Keputusasaan yang dipelajari. Udah capek berjuang tapi hasilnya sama aja.
​II. AKIBAT LANJUTAN : “KULTUR INSTAN MENANG” :
Kalau kerja keras tidak dihargai, maka orang cari jalan pintas.
​Rantai akibatnya :
​Malas Bekerja Produktif → Karena gaji UMR, lembur nggak dibayar, bosnya korupsi. Lebih baik rebahan.
​Malas Membaca & Berpikir : → Karena berpikir kritis = bahaya. Nanti dikritik, nanti dipecat. Lebih aman ikut arus, ikut joget tiktok.
​Rajin Rekreasi & Pesta : → Karena itu satu-satunya “pelarian” yang terasa adil. Kerja 1 bulan, hasilnya habis buat healing 2 hari. Minimal bahagia sebentar.
​Kesimpulan : Orang lari ke hiburan bukan karena malas. Tapi karena itu satu-satunya tempat dia merasa “menang” dan “bebas”.
​III. BAHAYANYA KALAU DIBIARKAN : “NEGARA BANGKRUT MORAL” :
​Ekonomi : Tidak ada inovasi. Tidak ada produktivitas. Negara kalah saing.
​Politik : Rakyat apatis. Yang milih cuma yang dikasih amplop. Koruptor makin leluasa.
​Generasi : Anak-anak mencontoh. “Pak, buat apa sekolah rajin? Pejabat aja maling.”
​SOLUSI KOMANDO : “PUTUS RANTAI KEMALASAN” :
​Kita tidak bisa nyuruh rakyat “rajin” kalau pemimpinnya masih “maling”. Jadi harus dari 2 arah :
​DARI ATAS : “BERIKAN TELADAN & KEADILAN” : Ini kunci.
​a. TEGAS : Tumpas koruptor sampai ke akar. Sita asetnya. Malukan di TV.
​b. TRANSPARAN : Anggaran dibuka. Proyek rakyat harus kelihatan hasilnya.
​c. ADIL : Hukum sama untuk jenderal dan rakyat jelata.
Catatan : Ikan busuk dari kepala. Kalau kepala wangi, badan ikut wangi.
​DARI BAWAH : “BANGKITKAN RASA PEMILIK & HARGA DIRI” :
​a. EDUKASI : Kasih tahu : “Negeri ini masa depan anak cucumu. Bukan milik koruptor.”
​b. TELADAN LOKAL : Angkat cerita tukang becak jujur, guru honorer, petani. Biar rakyat tahu “kerja keras masih ada harganya”.
​c. JANGAN GENERALISIR : Masih banyak polisi jujur, ASN jujur, pengusaha jujur. Mereka harus disuarakan biar jadi api.
​KESIMPULAN :
​Benar, korupsi melahirkan rasa malas. Karena korupsi merampok 3 hal : Uang Rakyat, Kepercayaan Rakyat, dan Masa Depan Rakyat.
​Tapi solusinya bukan menyalahkan rakyat “malas”.
​Solusinya : BERSIHKAN PEMIMPIN, MAKA RAKYAT AKAN BANGKIT SENDIRI.
​Karena sejatinya orang Indonesia itu pekerja keras. Buktinya : TKI di luar negeri banting tulang. Pedagang kaki lima melek sampai malam.
Mereka tidak malas. Mereka hanya butuh bukti bahwa kerja kerasnya tidak akan dirampok.
​KOMANDO PENUTUP :
​LAWAN KORUPSI = OBATNYA MALAS NASIONAL.
KALAU PEMIMPIN BERSIH, RAKYAT AKAN BERLARI.
JANGAN BIARKAN KORUPTOR MEMBUNUH SEMANGAT BANGSA.

Demikian, salam hormat, sehat dan TETAP SEMANGAT SBP… JANGAN MALAS BERJUANG, JAGA SEMANGAT,  JAGA NEGARA… JANGAN SAMPAI KENDOR…

Disclaimer : Setiap opini di media ini menjadi tanggung jawab penulis. Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan ini maka sesuai aturan pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawabnya kepada penulis Opini dan Redaksi akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang.

 

  • Related Posts

    KOPERASI ITU KEREN… MAKA PEMERINTAH MEMBUAT KOPERASI MERAH PUTIH (KMP)

    KN-JAKARTA, TUJUANNYA ADALAH PERTUMBUHAN EKONOMI DARI DESA (MULIA)… TGL 1207026 ADALAH HARI KOPERASI NASIONAL…PEMERINTAH ITU HEBAT : KMP DIKASIH MODAL, PENYELENGGARA, SARANA, PRASANA, PERTANYAANNYA SIAPA ANGGOTANYA? (BERDASARKAN UU KOPERASI DAN…

    Khalilullah: Blok Andaman Bukan Urusan “Setengah Kamar”, Rakyat Aceh yang Akan Bicara Langsung

    KN-Banda Aceh,  Juru Bicara Aksi Mahasiswa Aceh, Khalilullah, menolak keras pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia yang menyebut persoalan Blok Andaman akan “dibicarakan setengah kamar” dengan…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *