KN-JAKARTA PUSAT, Sebanyak 75 aktivis yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil menggelar aksi doa bersama di depan Kantor Komnas HAM, Menteng, pada Selasa malam (17/3/2026). Aksi ini merupakan bentuk solidaritas atas musibah penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator Kontras, Andrie Yunus.
Berbagai lembaga seperti Kontras, LBH Jakarta, PBHI, hingga JSKK hadir membawa poster tuntutan bertuliskan “Kami Bersama Andrie Yunus” dan “Usut Tuntas Pelaku Penyiraman Air Keras”.
Poin Penting dalam Aksi:
Lawan Teror: Massa menilai penyiraman air keras ini sebagai upaya percobaan pembunuhan dan teror untuk membungkam suara kritis terhadap isu HAM dan UU TNI.
Kecam Kepengecutan: Orator menyebut pelaku penyiraman sebagai pengecut dan mendesak agar aktor intelektual di balik serangan ini segera ditangkap.
Tolak Lupa: Koalisi menegaskan tidak akan takut dan tetap merawat ingatan publik untuk melawan praktik impunitas di Indonesia.
Doa Kesembuhan: Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk kesembuhan fisik dan psikis Andrie Yunus agar dapat kembali berjuang.
“Penyiraman air keras ini justru membuat kami terus berlipat ganda. Kami tidak takut pada segala bentuk teror dan akan terus melawan ketidakadilan,” tegas salah satu orator di lokasi.
Aksi yang berlangsung mulai pukul 19.25 WIB ini berjalan dengan tertib sebagai simbol perlawanan damai terhadap kekerasan yang menimpa pembela HAM.







