Ditulis dan disajikan oleh SUBANDI PARTO SH MH MBA/Marsekal Muda TNI Purn AAU’69 Bogowonto.
KN-JAKARTA, Ini bukan sekedar selembar kertas. Ini AKTA KELAHIRAN BANGSA dan SUMPAH DARAH kita :
BEDAH BERSAMA : MAKNA NASKAH PROKLAMASI :
Naskahnya pendek, tapi isinya getarkan dunia :
”KAMI BANGSA INDONESIA DENGAN INI MENYATAKAN KEMERDEKAAN INDONESIA”
“HAL-HAL YANG MENGENAI PEMINDAHAN KEKUASAAN DSB, DISELENGGARAKAN DENGAN CARA SAKSAMA DAN DALAM TEMPO YANG SESINGKAT-SINGKATNYA”
JAKARTA, 17-8-45
ATAS NAMA BANGSA INDONESIA
SOEKARNO-HATTA..
I. “KAMI BANGSA INDONESIA” :
Makna : Ini deklarasi identitas.
Dulu kita dijajah Belanda, Jepang, diadu domba. Di sini Bung Karno-Hatta nyatakan : KITA SATU BANGSA.
Tidak ada lagi Jawa, Sunda, Bugis, Papua. Yang ada : INDONESIA.
Pelajaran untuk kita : Persatuan harga mati. Pecah = dijajah lagi.
II. “DENGAN INI MENYATAKAN KEMERDEKAAN INDONESIA” :
Makna : Ini pernyataan kedaulatan sepihak.
Tidak nunggu izin Belanda. Tidak nunggu izin Jepang. KITA AMBIL SENDIRI.
Ini “JU A RA” versi 1945 :
BERANI merebut,
JUJUR pada cita-cita,
ADIL untuk seluruh rakyat.
Pelajaran untuk kita : Kemerdekaan tidak dikasih. Kemerdekaan diperjuangkan.
III. “HAL-HAL YANG MENGENAI PEMINDAHAN KEKUASAAN DSB…”
Makna : Ini paling dalam.
“DSB” = dan sebagainya. Artinya : ekonomi, politik, sosial, budaya, pertahanan.
SEMUA harus pindah ke tangan bangsa sendiri.
”DENGAN CARA SAKSAMA” = Hati-hati, tertib, jangan anarkis. Negara harus jalan.
”DALAM TEMPO YANG SESINGKAT-SINGKATNYA” = Jangan ditunda. Rakyat sudah menderita 350 tahun.
Pelajaran untuk kita : Merdeka itu bukan hanya bendera. Tapi KEDAULATAN PENUH DAN UTUH. Termasuk kedaulatan ekonomi. Makanya sekarang ada KDMP, APBN, Danantara.
IV. “ATAS NAMA BANGSA INDONESIA” :
Makna : Bung Karno-Hatta tidak tanda tangan untuk diri sendiri.
Mereka hanya WAKIL dari 70 juta rakyat waktu itu.
Jabatan bisa hilang, tapi amanah bangsa tetap.
Pelajaran untuk kita : Pejabat itu pelayan. Bukan raja.
KESIMPULAN BEDAH : 3 PESAN PROKLAMASI UNTUK KITA 2026 :
KALIMAT PROKLAMASI MAKNA UNTUK HARI INI :
”BANGSA INDONESIA JAGA PERSATUAN : Lawan adu domba, hoax, koruptor yang pecah belah kita.
”MENYATAKAN KEMERDEKAAN” JANGAN JAJAH DIRI SENDIRI : Jangan jajah rakyat dengan korupsi. Jangan jajah desa dengan tengkulak.
”CARA SAKSAMA & SESINGKAT-SINGKATNYA” : BEKERJA CEPAT & JUJUR : Program seperti KDMP harus jalan sekarang. Koruptor harus ditumpas sekarang.
Jadi… Proklamasi itu bukan sejarah yang selesai.
Proklamasi itu PR yang harus kita isi tiap hari.
Mengisi kemerdekaan = Bangun KDMP yang jujur…
Mengisi kemerdekaan = Tumpas koruptor sampai tuntas…
Mengisi kemerdekaan = Terapkan JU A RA ( JUJUR ADIL BERANI).
”SELAMA MENTAL KORUPSI MASIH ADA, MAKA KITA BELUM MERDEKA SEPENUHNYA” : Amalkan sekarang untuk selamatkan Bangsa.
PENUTUP :
DEMIKIAN… SALAM HORMAT SAYA SBP..
SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA
Disclaimer : Setiap opini di media ini menjadi tanggung jawab penulis. Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan ini maka sesuai aturan pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawabnya kepada penulis Opini dan Redaksi akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang.







