KN. Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengaku akan membekukan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang dianggap kurang baik di mata masyarakat hingga pimpinan tertinggi. Ia juga tak segan menggantinya dengan perusahaan swasta asal Swiss, Societe Generale de Surveilance (SGS), jika Bea Cukai tidak kunjung memperbaiki diri setahun ke depan.
Purbaya sempat menyoroti citra Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) yang kurang bagus di mata masyarakat hingga pimpinan tertinggi. Perbaikan disebut akan menjadi fokusnya dalam satu tahun ke depan.
Purbaya mengatakan sudah meminta waktu ke Presiden Prabowo Subianto untuk memperbaiki kinerja DJBC dalam satu tahun. Jika tidak ada perbaikan, ada ancaman DJBC dibekukan dan dialihkan kepada SGS seperti kebijakan pada masa Orde Baru.
“Saya sudah minta waktu ke Presiden satu tahun untuk nggak diganggu dulu. Saya biarkan, biarkan saya beri waktu saya untuk memperbaiki Bea Cukai, karena ancamannya serius,” kata Purbaya usai rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, Jakarta.
“Kalau kita, Bea Cukai tidak bisa memperbaiki kinerjanya dan masyarakat masih nggak puas, Bea Cukai bisa dibekukan, diganti dengan SGS seperti zaman dulu lagi. Jadi sekarang orang-orang Bea Cukai mengerti betul ancaman yang mereka hadapi,” tambah Purbaya.






