Pelaku TPPO ditangkap, jual keperawanan gadis

KN. Wanita berinisial NE (21) diduga melakukan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di kawasan Tambora, Jakarta Barat. Kapolsek Tambora, Kompol Donny Agung Harvida mengatakan pelaku diduga menjual keperawanan para remaja.

Menurut Kompol Donny, hal itu terungkap karena orang tua korban mengetahui bahwa keperawanan anaknya telah dijual oleh pelaku. Korban disebut mengaku kepada orang tuanya bahwa keperawanannya dijual.

“Setelah ditanya, korban yang masih berusia 15 tahun mengakui bahwa keperawanannya telah dijual,” ujarnya.Dijelaskannya, pelaku NE berhasil diamankan di kediamannya di Jembatan Besi, Tambora pada Rabu 14 Agustus.

“Dari hasil pemeriksaan, terungkap bahwa korban, yang dikenal sebagai I (15), korban berteman dengan pelaku dan saling kenal,” ucapnya.
“Pelaku NE kemudian menawarkan sebuah kesepakatan, bahwa kenal dengan seseorang yang biasa di panggil koko dan dengan iming-iming bisa memberikan uang, handphone, dan apartemen,” lanjutnya.

Pelaku menawarkan uang imbalan sebesar 1.000.000 rupiah untuk keperawanan korban, yang disepakati dan dilakukan di sebuah hotel di Jakarta Barat.
Pelaku disangkakan Pasal 2 Ayat 1 UU No. 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

  • Related Posts

    SAYA MELIHAT BAHWA PEMERINTAH PRESIDEN PRABOWO SUBIYANTO INI SANGAT  PERHATIAN TERHADAP PENDIDIKAN 

    KN-JAKARTA, HAL INI TERBUKTI DARI : ADANYA MBG, SEKOLAH UNGGULAN, SEKOLAH RAKYAT TERPADU, SEKOLAH TINGGI ILMU KEUANGAN…NAMUN BELUM ADA SEKOLAH TINGGI PENDIDIKAN MORAL DAN AKLAK MENGINGAT RENTANNYA AKLAK DAN MORAL…

    SURAT TERBUKA : ​KEPADA YTH. BAPAK PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA JENDERAL TNI (PURN) PRABOWO SUBIYANTO

    SURAT TERBUKA : ​KEPADA YTH. BAPAK PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA JENDERAL TNI (PURN) PRABOWO SUBIYANTO di Jakarta ​Perihal : MOHON DIDIRIKANNYA “STIMMA” – SEKOLAH TINGGI ILMU MORAL & MANAJEMEN AKHLAK. ​Dengan…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *