Perkuat Sinergi Ulama dan Kepolisian, Abu Paya Pasi Audiensi dengan Kapolda Aceh

KN-BANDA ACEH,  Imam Besar Masjid Raya Baiturrahman, Abu Paya Pasi, melakukan kunjungan audiensi ke Mapolda Aceh untuk bertemu langsung dengan Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., Kamis (16/4/2026). Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Kapolda tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antara ulama dan institusi kepolisian di Bumi Serambi Mekkah.

​Dalam menyambut kedatangan ulama kharismatik tersebut, Kapolda turut didampingi oleh Wakapolda Aceh, Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, S.I.K. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.

Menjaga Stabilitas Keamanan

​Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah menyampaikan bahwa audiensi ini bertujuan untuk memperkuat kemitraan strategis dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Menurutnya, peran ulama sangat sentral dalam menciptakan situasi yang kondusif.

​“Audiensi ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara ulama dan kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di Aceh,” ujar jenderal bintang dua tersebut.

Harmonisasi Hukum Nasional dan Qanun

​Selain silaturahmi, pertemuan ini juga membahas isu krusial terkait penegakan hukum di Aceh. Salah satu poin utama yang didiskusikan adalah harmonisasi antara Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Hukum Acara Pidana (KUHAP) dengan regulasi daerah, khususnya Qanun Jinayat.

​Kapolda menjelaskan bahwa keselarasan antara hukum nasional dan hukum syariat Islam sangat penting agar proses penegakan hukum di Aceh berjalan efektif tanpa adanya tumpang tindih regulasi.

​“Kami berharap peran ulama dapat terus menjadi penyejuk di tengah masyarakat, sekaligus mendukung tugas kepolisian dalam memberikan pemahaman terkait penerapan hukum,” tambahnya.

Kolaborasi Berbasis Syariat

​Pertemuan ini diharapkan dapat memperkokoh kolaborasi lintas sektoral antara aparat penegak hukum dan tokoh agama. Dengan dukungan para ulama, diharapkan terwujud kehidupan masyarakat Aceh yang harmonis, aman, dan tetap teguh berlandaskan nilai-nilai syariat Islam.

​“Audiensi ini diharapkan semakin memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan kehidupan masyarakat yang harmonis,” pungkas Kapolda.

Related Posts

DJKI Tutup 1.004 Situs Bajakan, Perkuat Pelindungan Hak Cipta di Ruang Digital

KN-Jakarta – Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) melalui Direktorat Penegakan Hukum terus memperkuat upaya pelindungan hak cipta di ranah digital melalui penanganan situs pelanggaran kekayaan intelektual (KI). Sepanjang periode 1…

KKJ ACEH KUTUK KEKERASAN YANG MENIMPA JURNALIS SAAT MELIPUT REPRESIFITAS APARAT KEAMANAN TERHADAP PESERTA AKSI PENOLAKAN PERGUB JKA

KN-Banda Aceh, Sejumlah jurnalis di Banda Aceh mengalami kekerasan yang dilakukan oleh kepolisian sewaktu aparat keamanan mengambil tindakan represif terhadap peserta aksi demonstrasi yang mendesak pencabutan Pergub No. 2 Tahun…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *