PPPK di daerah

KN. Pemerintah daerah mulai kesulitan membayar gaji aparatur sipil negara dengan perjanjian kerja (PPPK). Persoalan itu muncul di tengah bertambahnya jumlah aparatur sipil negara (ASN) dengan perjanjian kerja atau PPPK, yakni pegawai pemerintah yang diangkat berdasarkan kontrak kerja. Berdasarkan Statistik ASN Semester I 2025 Badan Kepegawaian Negara, jumlah PPPK telah mencapai 1,55 juta orang, meningkat hampir 30 kali lipat dibanding periode 2021. Sebagian besar PPPK bertugas di instansi pemerintah daerah sehingga kebutuhan belanja pegawai daerah ikut meningkat. Tekanan fiskal itu mulai dirasakan sejumlah pemerintah daerah. Salah satu penyebabnya ialah pemangkasan dana transfer ke daerah (TKD) yang tidak diiringi dengan penuntasan penyaluran dana bagi hasil (DBH). Akibatnya, sejumlah daerah kehilangan sumber penerimaan yang selama ini menjadi penopang APBD. Usulan pemerintah pusat agar daerah meningkatkan pendapatan asli daerah maupun melonggarkan porsi belanja pegawai di atas 30 persen belum mampu menjawab persoalan.

  • Related Posts

    UU SUDAH DISAHKAN, MANA NASKAH RESMINYA? ASPIRASI DESAK PEMERINTAH BUKA UU PELINDUNGAN KETENAGAKERJAAN KE PUBLIK!

    Jakarta, 5 November 2026, Asosiasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (ASPIRASI) mendesak Pemerintah untuk segera membuka dan mempublikasikan salinan resmi Undang-Undang Pelindungan Ketenagakerjaan yang telah disahkan dalam Rapat Paripurna DPR RI…

    EKS KAPOLRI LSP NYADAP PEMBICARAAN PRESIDEN PRABOWO SUBIANTO ADALAH TINDAKAN MAKAR OLEH YUSRIL IHZA MAHENDRA

    Dilaporkan info terbarunya, karena pernyataannya Pak Yusril itu berkembang dalam 2 hari. Jadi benar, Pak. Pak Yusril Ihza Mahendra sebagai Menko Kumham Imipas memang sudah bicara soal makar ini. Kronologinya…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *