Tafsir Al Qur’an

KN. Diwayatkan dari Abdullah bin Mughaffal al-Muzani bahwa Rasulullah Saw. bersabda, “Di antara dua adzan (adzan dan iqamat) terdapat shalat (sunat)”. Beliau mengucapkan tiga kali, “Yaitu bagi orang yang menghendakinya”. Dalam riwayat lain disebutkan bahwa beliau bersabda, “Di antara dua adzan (adzan dan iqamat) terdapat shalat (sunat). Di antara dua adzan (adzan dan iqamat) terdapat shalat (sunat)”, dan ketiga kalinya beliau bersabda, “Yaitu bagi orang yang menghendakinya”.

Diriwayatkan dari Ibnu Umar bahwa Rasulullah Saw. memerintahkan seorang muadzin untuk mengumandangkan adzan. Kemudian beliau bersabda, “Ingatlah ! Dirikanlah shalat walaupun dalam perjalanan malam yang dingin ataupun ketika hujan saat dalam perjalanan”.

Diriwayatkan dari Malik bin Huwairits, bahwa aku menemui Rasulullah Saw. bersama beberapa orang dari kaum kami. Kami tinggal di tempat beliau selama dua puluh hari, beliau adalah orang yang sangat penyayang dan lemah lembut. Ketika beliau menangkap rasa rindu kami terhadap keluarga kami beliau bersabda, “Pulanglah, temui keluarga kalian, ajarkan mereka tentang shalat dan shalatlah bersama mereka. Apabila tiba waktu waktu shalat, hendaklah salah seorang dari kalian mengumandangkan adzan, dan hendaklah orang yang lebih tua dari kalian mengimami shalat kalian”.

Masih dari riwayat Malik, dalam riwayat lain disebutkan, “Dua orang laki-laki menemui Rasulullah, keduanya hendak melakukan perjalanan”. Maka beliau bersabda, “Apabila kalian berdua berangkat menempuh perjalanan, hendaklah kalian mengumandangkan adzan lalu dirikanlah shalat, dan hendaklah yang paling tua dari kalian menjadi imamnya”.

Diriwayatkan dari Abu Qatadah bahwa ketika kami sedang melaksanakan shalat bersama Rasulullah Saw. tiba-tiba terdengar orang-orang yang gaduh. Setelah shalat beliau bertanya, “Ada apa dengan kalian?” Mereka menjawab, “Kami berjalan cepat agar tidak ketinggalan shalat berjama’ah”. Beliau bersabda, “Janganlah kalian melakukan yang demikian. Apabila kalian hendak shalat maka hendaklah berjalan dengan penuh ketenangan, jika waktu kalian tepat maka shalatlah, dan jika terlambat maka sempurnakanlah”.

Diriwayatkan dari Abu Qatadah bahwa Rasulullah Saw. bersabda, “Apabila iqamat hendak dikumandangkan, maka janganlah kalian mengumandangkannya terlebih dahulu hingga kalian melihat aku”.

Diriwayatkan dari Ibnu Umar bahwa Rasulullah Saw. bersabda, “Shalat berjama’ah itu lebih utama daripada shalat sendiri, setara dengan dua puluh tujuh derajat”.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa aku mendengar Rasulullah Saw. bersabda, “Shalat berjama’ah lebih utama daripada shalat sendiri, sebanyak dua puluh tujuh bagian. Para malaikat malam dan malaikat siang berkumpul pada saat shalat shubuh”. Kemudian Abu Hurairah berkata, maka jika kalian menghendaki bacalah ayat, “Sesuhgguhnya shalat shubuh itu disaksikan (oleh malaikat)”. (QS. al-Isra : 78).

Diriwayatkan dari Abu Musa bahwa Rasulullah Saw. bersabda, “Orang yang paling besar pahalanya di dalam shalat adalah orang yang paling jauh jarak perjalanannya, maka jauhkanlah jalur berjalan kalian. Dan orang yang menunggu shalat sehingga ia mendirikan shalat bersama dengan imam lebih besar pahalanya daripada orang yang shalat kemudian tidur (tidak berjama’ah)”.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah Saw. bersabda, “Ketika seseorang berjalan di sebuah jalan, lalu menemukan sebatang duri, lalu dia menyingkirkannya. Maka Allah besyukur kepadanya dan memberikan ampunan-Nya”. Kemudian beliau bersabda lagi, “Mati sahid itu ada lima : orang yang tertusuk, orang yang sakit perut, orang yang tenggelam, orang yang tertimpa reruntuhan dan orang yang berjuang di jalan Allah”.

  • Related Posts

    Pesantren Al Zahrah Yudisium 89 Santri Akhir, Pimpinan: Kecerdasan Intelektual Saja Tidak Cukup

    KN. Pesantren Modern Al Zahrah Bireuen kembali menggelar yudisium untuk santri Angkatan ke XXV, di ruang majelis guru pesantren setempat, Ahad pagi (19/4/2026). Kepala Bidang Pendidikan dan Pengajaran Pesantren Modern…

    Tafsir Al Qur’an

    KN. Diriwayatkan dari ‘Aisyah, dia berkata, “Suatu ketika, Saudah (salah seorang istri Nabi) keluar untuk membuang hajat, saat itu telah turun perintah menggunakan kerudung untuk kaum perempuan. Dia bertubuh gemuk…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *