Ajaran Islam

KN. Diriwayatkan dari ‘Aisyah bahwa Rasulullah SAW. berkata kepadanya, “Wahai ‘Aisyah, ini adalah Jibril menyampaikan salam kepadamu”. Maka ‘Aisyah menjawab, “Wa’lahi salam warahmatullahi wa barakatuh”. Kemudian ‘Aisyah melihat ke arah Rasulullah seraya berkata, “Engkau melihat apa yang tidak dapat aku lihat”.

Diriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa Rasulullah SAW. bertanya kepada Jibril, “Mengapa engkau tidak mengunjungiku lebih dari kunjunganmu selama ini ?” Maka turunlah ayat : “Dan tidaklah kami (Jibril) turun, kecuali dengan perintah Tuhanmu. Kepunyaan-Nyalah apa-apa yang ada di hadapan kita, apa-apa yang ada di belakang kita dan apa-apa yang ada di antara keduanya, dan tidaklah Tuhanmu lupa”. (QS. Maryam : 64).

Diriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa Rasulullah SAW. berkata, “Jibril membacakan al-Qur’an untukku dengan satu dialek. Aku memintanya dengan beberapa dialek yang berbeda, maka dia membacanya dengan tujuh macam dialek”.

Nabi Muhammad SAW (Islamedia.id)

Diriwayatkan dari Ya’la bahwa aku mendengar Rasulullah SAW. membacakan ayat al-Qur’an di atas mimbar. Mereka menyerukan lafadz, “Ya Mali”. Mali atau Malik adalah nama malaikat penjaga neraka. Ayat itu lengkapnya sebagai berikut : “Mereka (penghuni neraka) berseru : “Hai Malik biarlah Tuhanmu membunuh kami saja”. Dia menjawab : “Kamu akan tetap tinggal (di neraka ini)”. (QS : az-Zukhruf : 77).

Diriwayatkan dari ‘Aisyah bahwa dia pernah berkata kepada Rasulullah SAW., “Apakah ada hari yang lebih berat dari peristiwa Uhud bagi engkau ?” Rasulullah bersabda, “Aku telah menghadapi apa yang telah aku hadapi dari kaummu. Peristiwa berat yang aku hadapi dari mereka adalah hari ‘Aqabah, ketika aku menghadapi Ibnu Abd Yalil bin Abd Kulal, mereka tidak memberi respon sama sekali. Sehingga aku pergi dengan rasa sedih, kemudian aku melanjutkan perjalanan. Aku tidak dapat menenangkan diri hingga sampai di sebuah tempat yang bernama Qarn ats-Tsa’alib. Aku mendongakan kepala melihat awan berarak menaungi di atas langit. Aku menyaksikan Jibril di sana, ia menyeru dan berkata, “Allah mendengar apa apa yang dikatakan bangsamu dan mendengar jawaban mereka atas seruanmu. Allah mengirim malaikat penguasa gunung kepadamu, untuk menghukum bangsal itu”. Malaikat penguasa gunung memanggilku, dan memberikan salam, “Wahai Muhammad, kami menanti perintahmu. Jika engkau mau, aku akan menimpakan dua gunung kepada mereka”. Rasulullah bersabda, “Tidak perlu, aku berharap dari mereka Allah mengeluarkan keturunan yang akan menyembah Allah dan tidak menyekutukan-Nya”.

Diriwayatkan dari Ibnu Mas’ud tentang firman Allah : “Maka jadilah dia dekat (pada Muhammad sejarak) dua ujung busur panah atau lebih dekat (lagi). Lalu dia menyampaikan kepada hamba-Nya (Muhammad) apa yang telah Allah wahyukan”. (QS. an-Najm : 9-10). Rasulullah SAW. melihat Jibril dengan enam ratus sayap.

Diriwayatkan dari Ibnu Mas’ud tentang firman Allah : “Sesungguhnya dia telah melihat sebahagian tanda-tanda (kekuasaan) Tuhannya yang paling besar”. (QS. an-Najm : 18). Rasulullah SAW. menyaksikan permadani hijau terhampar sepanjang cakrawala.

Diriwayatkan dari ‘Aisyah, dia berkata, “Barangsiapa yang menganggap Rasulullah SAW. melihat Tuhan adalah salah besar. Rasulullah hanya melihat Jibril dalam wujud aslinya yang besarnya menutupi alam semesta”.

Diriwayatkan dari Abu Huarairah bahwa Rasulullah SAW. bersabda, “Apabila seorang suami mengajak istrinya ‘ke tempat tidur’, kemudian istrinya menolak sehingga suami marah kepadanya, maka para malaikat akan melaknat istri tersebut hingga datangnya waktu shubuh”.

Diriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa Rasulullah SAW. bersabda, “Pada malam peristiwa Isra’ dan Mi’raj, aku melihat Musa berkulit sawo matang, tubuhnya tinggi dan berambut ikal seperti orang yang berasal dari Bani Sanu’ah. Aku juga bertemu dengan Isa perawakannya tinggi sedang, kulitnya berwarna antara merah dan putih, sedangkan rambutnya lurus. Aku juga melihat Malik, malaikat penjaga neraka, juga Dajjal dan beberapa tanda kekuasaan Allah”. Kemudian Rasulullah SAW. membacakan ayat : “Maka jangan ragukan pertemuan dengannya (ketika engkau melihat Musa pada malam Isra’ dan Mi’raj”. (QS. as-Sajdah : 23).

  • Related Posts

    Pesantren Al Zahrah Yudisium 89 Santri Akhir, Pimpinan: Kecerdasan Intelektual Saja Tidak Cukup

    KN. Pesantren Modern Al Zahrah Bireuen kembali menggelar yudisium untuk santri Angkatan ke XXV, di ruang majelis guru pesantren setempat, Ahad pagi (19/4/2026). Kepala Bidang Pendidikan dan Pengajaran Pesantren Modern…

    Tafsir Al Qur’an

    KN. Diriwayatkan dari ‘Aisyah, dia berkata, “Suatu ketika, Saudah (salah seorang istri Nabi) keluar untuk membuang hajat, saat itu telah turun perintah menggunakan kerudung untuk kaum perempuan. Dia bertubuh gemuk…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *